2 Bandara Ini Tergolong Rentan Penyelundupan Narkoba

Ilustrasi Bandara Internasional Adisutjipto. - Harian Jogja
29 Agustus 2019 15:37 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Bandara Ahmad Yani Semarang dan Bandara Adisutjipto Yogyakarta dinilai sebagai titik dengan kategori high risk penyelundupan narkoba, khususnya dari Malaysia dan Singapura.

Kabid penindakan dan penyidikan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kanwil DJBC) Jawa Tengah-DIY Gatot Sugeng Wibowo mengatakan Indonesia merupakan pasar menarik bagi para pengedar maupun produsen obat obatan terlarang karena tingkat konsumsi yang besar.

Malaysia, lanjut Gatot, merupakan titik transit utama untuk peredaran narkotika ilegal. Ditambah beberapa waktu lalu aparat keamanan Malaysia mengamankan 3.200 kilogram kokain, lalu pihak berwenang Negeri Jiran juga telah menyita sejumlah methamphetamine kristal dalam satu tahun terakhir. "Bandar udara Ahmad Yani dan Adisutjipto Yogyakarta masuk kategori high risk, kalau di Solo masih low risk," kata Gatot, Kamis (29/8).

Dalam dua tahun terakhir, Kanwil DJBC Jateng-DIY juga telah melakukan sejumlah penindakan terhadap upaya penyelundupan obat-obatan terlarang. "Sebanyak 12 kasus di Jawa tengah dan DIY, sedangkan pada tahun ini ada tiga kasus, dua di Semarang satu di Jogja," ucap dia.

Dalam menghalau narkotika masuk ke wilayah Jateng dan DIY, Kanwil DJBC Jateng-DIY sudah mengerahkan upaya pengerahan anjing pelacak di Bandara Internasional yang bertempat di Jateng dan DIY seperti Ahmad Yani Semarang, Adi Soemarmo Solo dan Adisutjipto Yogyakarta. “Lalu yang tak kalah penting juga di Pelabuhan Tanjung Emas,” ucap dia.

Pasca penangkapan RDA, si pembawa pil happy five berjumlah 484 butir dan narkotika jenis ekstasi (ineks) berjumlah 9,5 butir beberapa waktu lalu yang dilakukan petugas bea cukai di Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Gatot mengaku akan meningkatkan pengawasan di sejumlah bandara international yang ada di Jateng dan DIY. "Koordinasi dengan PT Angkasa Pura, kepolisian, BNN, dan jajaran lanud juga akan kami tingkatkan," tutupnya.