Diduga Terpapar Radiasi Menara Telekomunikasi, Warga Gerduk Pemkab Bantul

Suasana Audiensi antara warga Menayu Lor yang menolak menara telekomunikasi dengan Diskominfo Bantul yang didampingi oleh Ketua Satpol PP Bantul, pada Rabu (4/9/2019). - Harian Jogja/Kiki Luqmanul Hakim
04 September 2019 20:17 WIB Kiki Luqmanul Hakim (ST16). Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL – Geram tidak lekas mendapatkan kejelasan terkait dugaan radiasi buruk yang disebabkan oleh menara telekomunikasi dari Dinas Kominfo Bantul, warga Menyau Lor, Dusun Jeblog, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul, menggeruduk Pemkab Bantul pada Rabu (4/9/2019).

Salah satu perwakilan warga, Waljito, mengatakan aksi damai ini bertujuan untuk menolak adanya menara telekomunikasi tersebut dan juga meminta untuk dinas yang terkait segera memindahkan menara tersebut.

“Warga sudah resah dengan adanya menara itu, sehingga hari ini kami mendesak dinas terkait untuk segera membentuk tim untuk menyelidiki lebih lanjut apa benar menara itu menimbulkan radiasi, kalau memang benar dan merugikan kerugian pada masyarakat maka lebih baik dibongkar saja,”kata Waljito.

Ia juga meminta kepada dinas terkait untuk mengahargai psikologi warga yang sudah trauma dengan adanya menara tersebut, menurutnya warga sudah tidak ingin lagi melihat keberadaan menara itu dan ingin hidup tenang.

“Masyarakat sekarang dalam keadaan trauma, sampai ada anak balita yang cacat yang dugaanya dikarenakan radiasi itu, kemudian ada beberapa alat elektronik warga yang rusak ketika ada petir. Selama ini kan belum ada penjelasan tentang hal itu, kami kesini juga untuk meminta kejelasan itu,” lanjutnya.

Kepala Dinas Diskominfo Bantul, Fenty Yusdayati menyampaikan bahwa pihaknya akan segera melakukan pemeriksaan lanjut terhadap menara tersebut, katannya hal tersebut akan dilakukan secepat mungkin.

“jadi terkait dengan dugaan-dugaan radias itu kami tampung dulu dan kami akan melakukan pemeriksaan lanjut ke menara tersebut, secara teknis radiasi itu tidak mungkin terjadi tetapi lantaran demi warga kami akan melakukan pemeriksaan radiasi,” katanya.

“Alat untuk mengecek radiasi itu kan tidak semua punya, adanya hanya di Jakarta jadi perusahaan yang terkait harus segera menghubungi pihak yang mempunyai alat tersebut setelah baru kita adakan pengecekan radiasi,” lanjutnya.

Nantinya setelah dilakukan pengecekan radiasi, kata Fenty jika memang masalah warga itu disebabkan oleh radiasi tersebut maka pihaknya akan membongkar menara telekomunikasi tersebut dan jika tidak maka masyarakat harus legowo.