Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Salah satu penampilan jatilan dalam Gelegar Umbulharjo: Pesona Kampung Wisata 2019, Minggu (22/9/2019)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY menggelar event yang khusus mengekplorasi potensi Kelurahan Pandeyan dan Warungboto, Kecamatan Umbulharjo.
Gelaran bertajuk Gelegar Umbulharjo: Pesona Kampung Wisata 2019 di sisi barat XT Square, Jogja, pada Jumat-Minggu (20-22/9) tersebut adalah apresiasi atas prestasi yang diraih Kecamatan Umbulharjo dalam Kompetisi Kampung Wisata yang digelar pada pertengahan Agustus lalu. Sejumlah potensi seni pertunjukan dan stan UMKM ditampilkan.
Ketua Pokdarwis Umbulharjo, Susanto Dwi Antoro, menjelaskan dalam Kompetisi Kampung Wisata, Kelurahan Pandeyan sukses jadi juara pertama, sedangkan Warungboto di peringkat kedua. Adapun item penjurian meliputi stan yang menjadi sumber informasi Kampung Wisata.
“Selain itu pertunjukan seni yang ditampilkan oleh Pandeyan dan Warungboto mendapat nilai terbaik. Kemudian yang terakhir penilaiannya yakni bregada sebagai penyambutan wisatawan yang datang ke wilayah,” katanya, Sabtu (21/9).
Dia menjelaskan di Pandeyan saat ini memiliki kampung wisata berbasis seni budaya, sementara di Warungboto meskipun juga kuat dalam seni budaya, dalam kompetisi itu lebih menekankan pada keberadaan homestay yang menjadi penunjang kampung wisata.
Di Warungboto, kata dia, saat ini ada lima homestay. Sebanyak dua homestay dikelola secara profesional dan tiga dikelola oleh warga yang bekerja sama dengan pengurus kampung wisata, dengan paket harga bisa diegosiasi.
Dalam Gelegar Umbulharjo: Pesona Kampung Wisata 2019, selain menampilkan seni pertunjukan dari Pandeyan dan Warungboto, pentas seni dari sejumlah asrama mahasiswa daerah yang ada di Umbulharjo, di antaranya Papua, NTT, dan Sumatera Utara ditampilkan.
Untuk itu institusinya juga menggandeng kampung wisata dari kelurahan di sekitar Pandeyan dan Warungboto, seperti misalnya Kelurahan Tahunan, Giwangan, Muja-Muju, dan Sorosutan. “Mereka kami minta juga ikut mempromosikan paket wisata,” kata dia.
Lurah Warungboto, Agus Pratikno, mengatakan dalam gelaran tersebut, selain menampilkan seni pertunjukan, Kelurahan Warungboto juga membuka sejumlah stan UMKM, di antaranya bank sampah, kerajinan perca, kain jumputan, kain sibori, serta jamu tradisional.
“Dengan gelaran semacam ini kami berharap seluruh potensi yang ada di Warungboto dan sekitarnya, baik UMKM maupun seni budaya bisa terangkat namanya, bisa dikenal oleh wisatawan nasional dan internasional,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Igor Tolic meminta Persib Bandung tampil tanpa celah saat menghadapi Manila Digger pada play-off ACL II, Senin (31/8).
Damkar Gunungkidul mencatat 49 karhutla sepanjang Mei-Agustus 2026. Luas lahan terdampak ditaksir mencapai 49,5 hektare.
Banggar DPR menyoroti belanja APBN 2027 Rp4.097,2 triliun agar berdampak pada pertumbuhan, pemerataan, dan keadilan ekonomi.
Chelsea menang 2-0 atas Luton Town di putaran kedua Carabao Cup 2026/27 dan melaju ke putaran ketiga.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengecek langsung progres pengaspalan jalan di ruas Jalan Kalikebo, Kecamatan Trucuk, Selasa (25/8/2026).