Mete Gunungkidul Pernah Tembus Kanada, Kini Bidik Pasar Nasional
Mete Kaligayam, Semin, Gunungkidul, pernah diekspor ke Kanada pada 2016. Kini pemasarannya menjangkau sejumlah wilayah di Indonesia.
Ilustrasi Palang Merah Indonesia/Harian Jogja-Kusnul Isti Qomah
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Ketua PMI Gunungkidul, Iswandoyo, mengapresiasi partisipasi pelajar dalam pelaksanaan Bulan Dana PMI 2019. Tahun ini PMI berhasil mengumpulkan dana Rp478.408.083.
“Dana yang dikumpulkan berhasil melampaui target. Awalnya kami hanya menargetkan Rp375 juta, tapi setelah bulan dana ditutup, penerimaan yang masuk mencapai Rp478 juta,” katanya di sela-sela kegiatan penutupan Bulan Dana PMI di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari, Selasa (24/9/2019).
Menurut dia, penerimaan yang melebihi target ini tidak lepas dari partisipasi masyarakat. Selain masyarakat umum, dalam kegiatan ini PMI mendapatkan sumbangan dari pelajar. “Para pelajar sangat antusias karena dengan sukarela menyisihkan uang saku untuk menyumbang. Total dari sumbangan pelajar, PMI mendapatkan dana Rp75 juta,” katanya.
Mantan Camat Wonosari ini menuturkan dari sisi penerimaan jumlah sumbangan dari pelajar masih kalah dari masyarakat umum. Hanya, partisipasi pelajar sudah baik karena dalam menyumbang tidak dibebankan nominal. “Beda dengan setiap kepala keluarga yang dibebankan Rp2.000, kalau pelajar secara sukarela tanpa melihat nominal,” katanya,
Iswandoyo menuturkan partisipasi dari pelajar merupakan bentuk kepedulian sosial di masyarakat sangat tinggi. Selain ikut dalam penggalangan dana, pelajar juga sering ikut dalam kegiatan penanganan kebencanaan di Gunungkidul. “Saat terjadi banjir bandang di wilayah Gunungkidul beberapa waktu lalu, banyak siswa yang menjadi sukarelawan dalam memberikan pertolongan,” katanya.
Rencananya hasil penggalanan dana ini bakal digunakan untuk menutup biaya operasional PMI selama setahun. Dalam setahun PMI Gunungkidul membutuhkan dana Rp4 miliar. “Itu operasional keseluruhan. Untuk menutupi biaya, selain dari pengalangan dana, juga melalui donatur hingga hibah. Kami bersyukur hingga saat ini operasional bisa terpenuhi,” katanya.
Kepala Disdikpora Gunungkidul, Bahron Rasyid, mengatakan partisipasi pelajar selama Bulan Dana PMI merupakan hal yang menggembirakan. Pasalnya, dengan kegiatan ini anak-anak berlatih untuk peduli terhadap kegiatan sosial sejak kecil. “Dengan peduli terhadap keadaan sosial juga sebagai upaya membentuk pendidikan karakter pada anak,” kata Bahron.
Menurut dia kegiatan anak-anak dengan PMI tidak sebatas penggalangan dana karena banyak yang ikut dalam organisasi Palang Merah Remaja (PMR). “Ini memberikan manfaat yang positif dan anak bisa ke depannya bisa menjadi sukarelawan di PMI,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mete Kaligayam, Semin, Gunungkidul, pernah diekspor ke Kanada pada 2016. Kini pemasarannya menjangkau sejumlah wilayah di Indonesia.
Timnas Indonesia menghadapi Singapura pada laga perdana Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Simak kondisi tim, rekor pertemuan, dan prediksi skor.
Prakiraan cuaca BMKG DIY Jumat 25 September 2026: Kota Jogja diprediksi cerah dengan suhu maksimum mencapai 34 derajat Celsius.
Fenomena keterpaparan masyarakat terhadap praktik judi online (judol) kini semakin mengkhawatirkan. Tidak lagi terbatas pada kalangan atau gender tertentu
Belanda bermain imbang 1-1 dengan Jerman di Nations League. Gol Cody Gakpo menit 90+2 membalas gol Felix Nmecha, setelah gol Van Dijk dianulir VAR.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, tanggal, jam pelayanan pagi dan malam, serta syarat perpanjangan SIM.