Ibarbo hingga Cimory Siapkan Wisata Buatan di Gunungkidul, Ini Lokasinya
Wisata buatan Gunungkidul bakal bertambah. Tiga investor menyiapkan proyek di Kelok 23, Pantai Baron, dan Patuk.
ilustrasi./dok
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Gunungkidul membuka pendaftaran bakal calon kepala daerah. Pendaftaran dibuka mulai Senin (23/9) lalu hingga 23 Oktober 2019.
Sekretaris DPW Nasdem DIY, Suharno, mengatakan proses penjaringan bakal calon kepala daerah bersifat umum dan tidak terbatas di internal partai. “Siapa saja yang ingin maju silakan mendaftaran dan ikut seleksi di Nasdem,” kata Suharno, Jumat (27/9/2019).
Dia menjelaskan untuk pendaftaran bisa dilakukan di kantor Nasdem terdekat. Suharno pun memastikan di dalam prosesnya para peserta tidak dipungut biaya. “Semua gratis dan kami mengetuk putera puteri terbaik untuk ikut dalam gerakan perubahan di Nasdem,” kata calon wakil ketua DPRD Gunungkidul ini.
Disinggung mengenai peluang untuk maju dalam bursa pilkada, Suharno mengaku siap ikut mendaftar. Meski demikian, untuk keputusan maju diserahkan sepenuhnya ke partai. “Saya siap mendaftar,” katanya.
Dengan perolehan sembilan kursi di DPRD Gunungkidul Nasdem bisa mengusun calon sendiri di Pilkada 2020. Meski demikian, sesuai dengan garis partai Nasdem tetap membuka peluang untuk berkoalisi dengan partai yang lain.
Hal senada diungkapkan oleh Ketua DPD Nasdem Gunungkidul, Suparjo. Menurut dia Nasdem membuka peluang untuk bekerja sama dengan partai lain di pilkada tahun depan. “Kami membuka kesempatan kepada partai lain untuk bergabung,” katanya.
Suparjo menuturkan untuk calon yang diusung Nasdem sudah berkomunikasi dengan sejumlah tokoh, baik yang akan maju sebagai calon bupati maupun wakil bupati. “Kami sudah berkomunikasi, tapi untuk calon yang diusung harus melalui beberapa tahapan. Salah satunya kajian ilimiah terkait dengan calon yang diinginkan masyarakat,” tutur dia.
Selain Nasdem, DPC PDI Perjuangan Gunungkidul juga mulai menjaring bakal calon bupati dan wakil bupati yang bakal diusung dalam Pilkada 2020. Ketua DPC PDI Perjuangan Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengatakan di dalam penjaringan ada tujuh bakal calon yang mendaftar. Ketujuh orang itu berasal dari internal partai maupun dari luar. Dari PDI Perjuangan muncul nama Danang Ardianta dan Demas Kursiswanto, sedangkan lima pendaftar lainnya di antaranya Kepala DPPKA DIY, Bambang Wisnu Handoyo; mantan Kepala DPPKAD Gunungkidul Supartono; RM Kukuh Hestrianingsih, Mayor Sunaryanto dan Kolonel Tugiman. “Semua nama sudah kami serahkan ke DPD. Nanti keputusan calon yang diusung sangat bergantung dengan kebijakan dari DPP,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wisata buatan Gunungkidul bakal bertambah. Tiga investor menyiapkan proyek di Kelok 23, Pantai Baron, dan Patuk.
Pajak mineral bukan logam dan batuan Kulonprogo 2026 baru Rp1,16 miliar dari target Rp2,4 miliar. Warga juga menyoroti aktivitas tambang pasir Sungai Progo.
Jadwal bola malam ini 5-6 Oktober 2026 menghadirkan Indonesia vs Thailand, Jepang vs Selandia Baru, serta sejumlah laga Nations League.
Denza dan Xpeng menguasai 51,5% distribusi mobil premium Januari-Agustus 2026. BMW dan Mercedes-Benz berada di posisi berikutnya.
AFC menyiapkan Nations League mulai 2030. Kompetisi ini akan membagi 47 negara ke tiga divisi dan mengubah jalur kualifikasi Piala Asia serta Piala Dunia.
Konser Amal OM Lorenza akan digelar di Alun-Alun Wonosari, Jumat 9 Oktober 2026, sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi Gunungkidul ke-196.