2.790 Relawan Sleman Kini Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
Sebanyak 2.790 relawan bencana Sleman kini terlindungi BPJS Ketenagakerjaan. Pemkab beri jaminan keselamatan dan perlindungan kerja.
Ilustrasi Pasar Malam Sekaten/Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA—Perayaan Sekaten tahun ini digelar tanpa pasar malam. Meski demikian, masyarakat diyakini tetap akan meramaikan agenda tradisi budaya ini. Beragam kegiatan seni dan kebudayaan masih akan menjadi tontonan yang menarik bagi masyarakat.
Penghageng II Nityobudoyo, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara, mengatakan beragam kegiatan akan mengisi perayaan Sekaten, salah satunya Pameran Sekaten yang digelar mulai 1 hingga 9 November 2019 di Kagungan Dalem Bangsal Pagelaran dan Kagungan Dalem Sitihinggil Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat.
"Pameran Sekaten, termasuk di dalamnya pameran manuskrip digelar selama sembilan hari. Kami menargetkan 35.000 orang pengunjung selama pameran," kata GKR Bendara, Minggu (6/10/2019).
Pameran yang digelar di Bangsal Pagelaran menampilkan manuskrip milik Kraton, salah satunya Kanjeng Kyai Alquran. Manuskrip-manuskrip tersebut tidak akan dikeluarkan kecuali dalam pameran. Selain manuskrip, beberapa karya Sultan Hamengku Buwono I juga ikut ditampilkan, baik dari sisi biografi, peran, karya, objek, dan anugerah pahlawan untuk Sri Sultan Hamengku Buwono I.
"Sebelumnya belum kami pamerkan, dan akan dipamerkan lagi beberapa tahun ke depan. Koleksi yang akan dipamerkan dan muatan acara pameran akan memiliki sangkut pautnya dengan pendiri Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat," katanya.
Selain itu, ada pula kegiatan pendukung yang digelar saat pameran, seperti tarian karya Sri Sultan HB I hingga lomba karawitan tingkat SD hingga SMP se-DIY. Ada juga pertunjukan dan perlombaan seni bagi komunitas, sanggar, ataupun institusi seni utuk dapat tampil mengisi acara setiap hari di Bangsal Pagelaran. "Ini semua rangkaian sebelum pelaksanaan Garebek Mulud," katanya.
Prosesi Sekaten sendiri, kata GKR Bendara, diawali dengan prosesi Miyos Gangsa di mana Gamelan Sekati Kanjeng Kiai Gunturmadu dan Kanjeng Kiai Nagawilaga dikeluarkan dari Kraton ke area Pagongan Masjid Gedhe pada 6 Mulud Tahun Jawa atau Minggu (3/11/2019).
Pada dini hari tanggal 12 Mulud atau Sabtu (9/11), Gamelan Sekati dikembalikan ke dalam Kraton melalui prosesi Kondur Gangsa. Selama berada di Pagongan Masjid Gedhe gamelan terus menerus ditabuh mulai sejak pagi hingga tengah malam. Rentang waktu pada saat gamelan dibunyikan inilah yang disebut dengan berlangsungnya tradisi Sekaten. “Pada Minggu [10/11/2019] digelar Garebeg Mulud. Seluruh rangkaian kegiatan ini dapat disaksikan oleh masyarakat umum," katanya.
Sebelumnya, saat jumpa pers perayaan Sekaten 2019 di Bale Raos, Kamis (3/10), Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Notonegoro membenarkan jika rangkaian Hajad Dalem Sekaten tahun ini tidak diisi dengan kegiatan pasar malam. Menurutnya, hal itu merupakan keinginan dari Ngarso Dalem Sri Sultan HBX. Salah satu alasannya, kata Notonegoro, agar semangat Hajad Dalem Sekaten bisa dikembalikan ke era awal berdirinya Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat.
Raja Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan HB X kemudian meluruskan jika pasar malam bukan ditiadakan sama sekali. Pasar Malam tidak dihapus dari kegiatan sekaten, hanya saja pelaksanaannya digelar setiap dua tahun sekali. "Itu hasil kesepakatan dengan Pemkot Jogja," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 2.790 relawan bencana Sleman kini terlindungi BPJS Ketenagakerjaan. Pemkab beri jaminan keselamatan dan perlindungan kerja.
Jonatan Christie berhasil lolos ke babak 16 besar BWF World Championships 2026 usai menaklukkan Jason Teh Jia Heng di babak 32 besar. Amri Syahnawi/Nita Violina
Ganda campuran Indonesia Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran tersingkir di babak 32 besar BWF World Championships 2026 usai kalah 13-21, 16-21 dari pasa
Kabar bahagia datang dari musisi Dikta Wicaksono yang resmi menikahi Rachel Cia pada 16 Agustus 2026 di restoran Bintaro. KUA Pesanggrahan konfirmasi berkas per
Kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan di Tol Batang-Semarang KM 379+900 menyebabkan satu orang meninggal dunia dan dua korban luka berat.
Pendakian Gunung Arjuno-Welirang ditutup sementara mulai 19 Agustus 2026 akibat kebakaran hutan. Simak aturan reschedule tiket bagi pendaki.