Advertisement
Hyatt Gelar Lomba Lari Sembari Sosialisasikan Kanker Payudara
Para pelari yang mengikuti Hyatt Pink Ribbon Run 2019 start dari South Garden Hyatt Regency Yogyakarta pada Minggu (6/10/2019)./Harian Jogja - Fahmi Ahmad Burhan
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Gelaran Hyatt Pink Ribbon Run kembali digelar tahun ini. Tak hanya mengampanyekan hidup sehat dengan berlari, gelaran yang sudah kali keempat digelar Hyatt Regency Yogyakarta tersebut juga menyosialisasikan soal bahaya kanker payudara.
General Manager Hyatt Regency Yogyakarta, Nurcahyadi mengatakan dana hasil gelaran Hyatt Pink Ribbon Run 2019 akan disumbangkan pada Yayasan Kanker Indonesia Cabang DIY. "Tujuannya tidak hanya lari, tapi menyadarkan bahaya kanker payudara. Sebisa mungkin dicegah. Selain itu secara dini bisa diketahui ketika terkena kanker payudara," katanya kepada Harian Jogja seusai Hyatt Pink Ribbon Run 2019, Minggu (6/10/2019).
Advertisement
Dalam event lari itu, total ada empat kategori yang diperlombakan, yakni lari lima kilometer (5K), kategori 10 kilimeter (10K), 21 kilometer (21K), dan kategori khusus untuk anak-anak yaitu Kids Fun Run dengan jarak sekitar dua kilometer (2K). "Untuk anak-anak, tujuannya bukan hanya lari tapi ada tantangan tersendiri, mengajak anak sedini mungkin menjaga kesehatan dengan berlari. Itu larinya 2K. Tantangannya banyak," ucap Nurcahyadi.
Secara keseluruhan ada sekitar 1.300 pelari yang mengikuti Hyatt Pink Ribbon Run 2019. adapun start, semua kategori dimulai dari South Garden Hyatt Regency Yogyakarta. Para pelari kemudian menyusuri setiap pedusunan di Sleman yang jauh dari hiruk pikuk polusi kendaraan.
BACA JUGA
Di acara itu, kata dia, ada pula booth khusus dari Yayasan Kanker Indonesia untuk memberikan informasi seputar kanker dan cara mencegah dari bahaya kanker. Nurcahyadi berharap, masyarakat bisa mengenali bahaya kanker, kemudian setelah mengenali bahayanya, bisa diterapkan dalam kehidupannya untuk mencegah kanker.
Bupati Sleman, Sri Purnomo mengatakan acara Hyatt Pink Ribbon Run 2019 menelusuri setiap pedusunan di Sleman dengan disuguhkan berbagai pemandangan. Ia berharap, berolahraga bisa menjadi budaya di masyarakat, tidak hanya untuk dewasa tapi juga untuk anak-anak. "Di samping membudayakan olahraga, acara ini juga merupakan program sosial. Harapannya bantuan dari acara ini juga bisa memberi kemudahan bagi penanganan masalah kanker," ucap Sri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Prabowo Subianto Ultimatum Lembaga Penegak Hukum untuk Berbenah Diri
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Kunjungan di Breksi Diperkirakan Tak Seramai Tahun Lalu
- Ingin Berlibur ke Solo tanpa Macet, Cek Jadwal KRL Minggu 22 Maret
- Catat bagi Warga Soloraya, Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 22 Maret 2026
- Ingin Balik setelah Lebaran di Jogja, Ini Jadwal KA Bandara YIA
- Jadwal KA Prameks Rute Kutoarjo-Jogja Minggu 22 Maret 2026
Advertisement
Advertisement





