Jemaah Muslim United Berharap Ceramah Tokoh Agama Tak Bermuatan Politik dan Radikal

Muslim United menggelar acara tablig akbar di Masjid Ghede Kauman Kota Jogja, Jumat (11/10/2019) siang. Harian Jogja - Tuti Wahyuni (M131)
11 Oktober 2019 21:17 WIB Devi indah Yani (M132) & Tuti Wahyuni (M131) Jogja Share :

Harianjogja.com,JOGJA- Meski ditolak oleh Kraton Jogja, acara Muslim united tetap digelar di Masjid Gedhe Kauman, Kota Jogja pada Jumat (11/10/2019). Ratusan orang mendatangi acara ini untuk mengikuti tablig akbar.

Acara yang bakal digelar hingga Minggu (13/10/2019) menghadirkan sejumlah penceramah kondang seperti Ustaz Abdul Somad (UAS), Felix Siauw dan sejumlah tokoh agama lainnya.

Salah satu peserta acara Juliansah mengaku datang ke acara Muslim United untuk mengikuti pengajian. "Niatnya kan baik ke sini mau ikut pengajian," kata mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Jogja itu, ditemui Jumat.

Ia pun berharap, kegiatan tersebut seperti tablig akbar tidak memuat konten ceramah yang berbau politik dan radikal atau mengundang kontroversial. "Sejauh ini isi ceramahnya belum ada yang memprovokasi atau radikal tapi enggak tahu kalau nanti," kata dia.

Peserta lainnya Della mengatakan tertarik mendalami Islam sehingga hadir di acara tersebut. “Mau belajar dan mendalami tentang Islam,” ungkap Della.

“Kalau urusan dilarang atau ditolak keraton itu kan urusan panitia bukan kami. Kami kan di sini cuma mau manambah ilmu tentang agama," tuturnya.

Pantauan Harianjogja.com, acara mulai berlangsung pada pukul 10.30 WIB di dalam masjid dengan menghadirkan pembicara. Salah satunya Sherly Annavita Rahmi.

Ayu, salah satu panitia acara Muslim United mengatakan tak masalah ada penolakan dari Kraton Jogja. "Ya namanya berdakwah, pasti ada saja hambatannya,” katanya saat ditemui Harianjogja.com, Jumat siang.

Menurut dia, semua pembicara kemungkinan bakal hadir di acara yang menyajikan dakwah dari berbagai tokoh agama Islam itu. "Insyaallah seluruh pemateri akan hadir,” kata dia.