Pesta Miras di Permukiman Solo Digerebek, Empat Pria Ditangkap
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan empat pria dan menyita sejumlah miras usai menggerebek pesta minuman keras di kawasan Gilingan, Solo.
Sejumlah anggota Laskar Gambiran Mataram Support (Gamzer) sedang melakukan kerja bakti membersihkan sisa kebakaran di rumah Mujikarto, Gambiran RW 10 RT 41, Pandeyan, Umbulharjo, Jogja pada Jumat (11/10/2019) siang. /Harian Jogja-Dyah Febriyani
Harianjogja.com, JOGJA-- Sebuah rumah di Kampung Gambiran RW 10 RT 41, Pandeyan, Umbulharjo, Jogja, terbakar pada Jum\'at (11/10/2019) pagi. Kerugian barang dan bangunan mencapai Rp200 juta. Konsleting listrik menjadi penyebab kebakaran tersebut.
"Saya sedang tidur kok badan terasa panas sekali, lalu saya keluar ternyata ada kobaran api di rumah," ujar Ahmad Saputra, 21, saksi mata kejadian.
Menurut dia kejadian terjadi sekitar pukul 09.00 WIB pagi, suara ledakan kabel yang konslet, serta percikan api muncul di salah satu kamar milik Catur yang merupakan anak bungsu pemilik rumah, Mujikarto.
Saat tidur, imbuh dia, suhu menjadi panas, kemudian dia keluar rumah dan melihat api sudah berkobar besar hingga membakar pohon sawo yang berada di sebelah rumah.
Ahmad Saputra, yang saat itu dirumah sendiri berteriak meminta bantuan kepada warga, dia juga sempat mengevakuasi dua sepeda motor yang berada di depan rumah.
"Motor saya geser ke selatan, tabung gas di dapur saya bawa keluar rumah, takut jika meledak," ungkap dia saat ditemui Harianjogja.com pada Jum\'at, (11/10/2019) siang.
Menurut Mujikarto, 61, pemilik rumah, pada pukul 09.00 WIB api sudah membakar separuh rumahnya. "Kamar Catur dari papan triplek, atap dari bambu," kata dia.
Ia mengatakan bahwa hal tersebut membuat api dengan cepat merambat membakar seluruh bagian rumahnya pada pukul 09.30 WIB.
Setelah setengah jam api menghanguskan rumah Mujikarto, pemadam kebakaran Kota Jogja datang ke tempat kejadian setelah salah satu tetangga melapor ke Damkar Kota Jogja.
"Damkar datang setelah api sudah kecil, api hanya membakar sofa dan kasur," ungkap dia. Pihak Kelurahan Pandeyan, Polsek, Poltabes serta Dinas Sosial Kota Jogja turut hadir meninjau lokasi kebakaran.
Menurut dia, api berhasil padam sekitar pukul 10.00 WIB setelah dibantu pemadaman oleh warga sekitar. "Warga memadamkan menggunakan alat seadanya, mengambil air dari rumah dan masjid sebelah rumah," kata bapak dua anak itu.
Kerugian barang dan bangunan yang dialami oleh Mujikarto sekitar Rp200 juta. Seluruh isi rumah yang meliputi benda elektronik serta dokumen berharga seperti paspor, akte, buku nikah dan ijazah ludes terbakar,bahkan sejumlah uang tunai ikut hangus. "Ada uang tunai Rp2 juta yang akan saya masukkan bank," ujarnya.
Pada Jumat siang, sejumlah warga membantu membersihkan bekas rumah yang terbakar menggunakan alat seadanya. Sekelompok suporter bola Brajamusti yang bernama Laskar Gambiran Mataram Supporter (Gamzer) kecamatan Umbulharjo juga turut berpartisipasi dalam kerja bakti tersebut dengan mengirim 20 anggotanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan empat pria dan menyita sejumlah miras usai menggerebek pesta minuman keras di kawasan Gilingan, Solo.
PSS Sleman menyiapkan kedalaman skuad dan rotasi pemain untuk menghadapi Super League dan League Cup musim 2026/2027.
KPK catat lonjakan OTT Semester I 2026 dengan 7 kepala daerah terjaring. Asset recovery capai Rp 59,99 miliar. Simak data lengkap penindakan korupsi terbaru.
Timnas Indonesia siap hadapi Timor Leste di Stadion Chonburi, Jumat (31/7). Siaran langsung RCTI & iNews. Poin krusial demi tiket semifinal Piala AFF 2026.
Harga emas perhiasan hari ini Jumat 31 Juli 2026 naik tipis. Emas 24 karat di Lakuemas Rp2,227 juta dan Rajaemas Rp2,265 juta per gram.
Pemkot Jogja menggelontorkan lebih dari Rp6 miliar untuk membenahi drainase di Kotagede dan Rejowinangun serta membangun sumur resapan.