Menoreh Art Festival Hadirkan Seni dan Budaya Khas Kulonprogo

Ilustrasi desa wisata. - Harian Jogja/Lajeng Padmaratri
12 Oktober 2019 06:47 WIB Lajeng Padmaratri Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO - Dalam rangka Hari Ulang Tahun Kulonprogo ke-68, Dinas Kebudayaan Kulonprogo akan menyelenggarakan Menoreh Art Festival yang berlangsung mulai besok Sabtu (12/10/2019) hingga Selasa (30/10/2019).

Rangkaian acara ini terdiri dari dua jenis festival budaya, yaitu Menoreh Art Festival dan Pameran Seni Rupa 'RUPAKU' & Kulon Progo Maneko Warno. Adapun kedua agenda ini diselenggarakan masing-masing sepuluh hari.

Untuk memulai festival budaya ini, Dinas Kebudayaan Kulonprogo akan mengadakan final lomba Nglarak Blarak pada Sabtu (12/10/2019) pagi bertempat di Alun-Alun Wates. Dilanjut pada malam harinya Parade Penyanyi Campursari di lokasi yang sama.

Festival ini akan menghadirkan berbagai seni dan kebudayaan khas Kulonprogo, mulai dari wayang tiga kelir, Sendratari Sugriwa Subali, Menoreh Carnival, hingga jemparingan.

"Kami juga akan memberikan anugerah kepada beberapa tokoh budaya," kata Joko Mursito, Sekretaris Dinas Kebudayaan Kulonprogo dalam jumpa pers pada Jumat (11/10/2019).

Sementara itu untuk Pameran Seni Rupa 'RUPAKU' dan Kulonprogo Maneko Warno akan memamerkan berbagai hal yang ada di Kulonprogo. "Yang ditampilkan mulai dari komunitas perupa, juga mengundang kurator dari Jogja, pelaku budaya, komunitas seni pertunjukan, dan juga pelaku usaha kuliner," ujarnya. Agenda ini akan terpusat di Taman Budaya Kulonprogo.

Joko berharap dengan adanya festival ini dapat memperkenalkan kebudayaan yang telah ada di Kulonprogo ke pada masyarakat luas. Bahkan, rangkaian festival ini akan turut merilis buku berjudul "Sanun" yang menceritakan tentang kebudayaan di Kulonprogo.