Friday Innovation Night, Ajang Inovasi dan Aplikasi Listrik Lengkapi Gaya Hidup Kekinian

Friday Innovation Night 2019
20 Oktober 2019 17:02 WIB MediaDigital Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-- Guna memasyarakatkan berbagai inovasi dan pengembangan teknologi yang humanis menyesuaikan tren gaya hidup saat ini serta antisipasi masa depan, PLN menggagas kreasi “Friday Innovation Night 2019"-Electrical Lifestyle for Your Better Future. Acara ini digelar secara bergilir di sejumlah kota-kota besar mulai dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Bali.

Dalam talkshow ketiga di Alun-Alun Royal Ambarukmo Yogyakarta, Jumat (18/10/2019) lalu, Eric Rossi Pryo Nugroho selaku Manager PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Yogyakarta mengemukakan selain menampilkan berbagai inovasi di bidang kelistrikan, kegiatan ini juga sarat dengan berbagai hiburan seperti ilusi teknologi, dan juga sejalan dengan tema besar electrical lifestyle yang mencakup eco-moving, eco-living, dan eco lifestyle.

Berbagai kegiatan yang ditampilkan dalam event ini, antara lain berupa talkshow yang sejalan dengan green energy, dengan menyesuaikan kondisi gaya hidup manusia dan tren anak muda masa kini yang milenial, yang ingin serba praktis ke depannya, sehingga kehidupan “smart living” menjadi pilihan kita semua.

Lebih lanjut disampaikan oleh Eric saat ini rasio elektrifikasi secara nasional yang merupakan perbandingan masyarakat yang berlangganan listrik rumah tangga/jumlah KK adalah sebesar 98,5%.

Sehingga masih terdapat 1,5 % masyarakat yang belum berlistrik atau sekitar 1 juta kepala keluarga. Akan tetapi untuk DIY, rasio elektrifikasi sudah mencapai 99,9%.

Sementara untuk Energi Baru Terbarukan, komitmen PLN terhadap Energi Baru Terbarukan, di tahun 2025 harus mencapai 23%. Hal ini sekaligus menjadi penugasan pemerintah atas mulainya pengurangan penggunaan bahan bakar fosil.

Saat ini pembangkit listrik tenaga angin di Sidrap, Sulawesi menghasilkan daya 70 MW, yang setara gedung bertingkat dan mall sebanyak 10 buah.

Disampaikan pula saat ini juga sudah ada listrik yang menggunakan Hybrid, yaitu perpaduan tenaga Matahari/ solar dan angin, yang digunakan di Pantai Baru untuk aktivitas nelayan, seperti warung kuliner, mengawetkan ikan hasil tangkapan, dll.

PLN berkomitmen bekerja sama dengan pemerintah agar Rasio Elektrifikasi mencapai 100%.

"Acara ini dikemas bertema milenial, karena saat ini adalah masa anak milenial, yang bahkan di PLN pun jumlahnya mencapai 70% dari total pegawai," kata dia melalui rilis, Minggu (20/10/2019).

Selain juga dengan sosialisasi yang memberikan edukasi mengenai penggunaan kompor induksi yang lebih ramah lingkungan, ramah terhadap polusi udara, maupun polusi suara, termasuk juga pengenalan kendaraan listrik, seperti sepeda dan motor listrik, serta becak listrik.

Sha Ine Febriyanti sebagai Brand Ambasador PLN menyampaikan sinergi PLN sebagai BUMN dengan asset terbesar bersinergi dengan seniman, juga dengan memberikan diantaranya diskon biaya Penyambungan untuk Perubahan Daya.

Saat ini PLN mempunyai program Diskon 75% Biaya Penyambungan Perubahan Daya untuk kepemilikan kompor listrik dan motor listrik, serta diskon 100% untuk kepemilikan mobil listrik.

Dalam kesempatan tersebut, Wiwin Vegas selaku komunitas Mobilijo (Mobil Listrik Jogja) menyampaikan banyak sejumlah hotel sudah menyediakan Pengisian Listrik untuk motor listrik , sepeda listrik.

Wiwin mengharapkan kolaborasi dengan PLN untuk membangun lebih banyak lagi SPLU termasuk di tempat2 strategis. Rencana ke depan, Mobilijo akan dibuat sepeda listrik yang digunakan untuk anak-anak sekolah yang belum memiliki SIM.

Di sisi lain Eric menambahkan PLN menyediakan Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) di wilayah DIY sebanyak 39 titik.

Sementara narasumber yang juga hadir, Rex Marindo, menyampaikan"Agar milenial tetap berkarya, kaum milenial harus terus belajar memperkaya ide, inspiratif dan menumbuhkan kreativitas," ungkap dia selaku Founder Upnormal & Bakso Boedjangan pada sesi terakhir talkshow.