Pemkab Gencarkan Pembangunan Dam dan Saluran Irigasi

petugas DPP Gunungkidul saat mengecek pembangunan dam di Dusun Garotan, Desa Bendung, Kecamatan Semin, Senin (21/10/2019) - Harian Jogja/Muhammad Nadhir Attamimi
21 Oktober 2019 21:47 WIB Muhammad Nadhir Attamimi Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul menggencarkan pembangunan sarana pertanian seperti dam dan saluran irigasi atau parit. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto, mengungkapkan pembangunan dam dan saluran irigasi sangat penting bagi para petani, khususnya untuk meningkatkan hasil pertanian. "Dam, saluran irigasi atau parit, sumur maupun sarana pertanian yang lain banyak dibangun untuk mendukung kegiatan pertanian," kata Bambang kepada Harian Jogja, Senin (21/10/2019).

Salah satu pembangunan dam yang telah rampung dan diresmikan yakni dam milik Kelompok Tani Ngudi Mulyo Dusun Garotan, Desa Bendung, Kecamatan Semin. Keberadaan sarana ini diharapkan mampu mendongkrak indeks tanaman bagi para petani khususnya para petani yang berada di wilayah Kecamatan Semin. "Jadi dam parit ini diharapkan bisa meningkatkan indeks pertanian, seperti tanaman pangan maupun komoditas pertanian yang lain," ujarnya.

Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) DIY, Soeharsono, menuturkan dam dan parit dibangun untuk pengelolaan air irigasi. Dam memiliki fungsi penting dalam menampung air, yang selanjutnya dialirkan melalui parit atau saluran irigasi untuk mengairi lahan pertanian. Dengan fungsi yang sangat vital, keberadaan dam harus dijaga demi kesejahteraan para petani. "Pengelolaan air harus memperhatikan aspek teknis dan sosial demi kesejahteraan petani dan kelestarian lingkungan," ujarnya.

Ia mengingatkan sebagai lembaga yang melaksanakan pengkajian dan perakitan teknologi pertanian tepat guna spesifik lokasi, BPTP DIY terus mendukung dan mengawal para petani dari sisi teknologi. Soeharsono juga mengingatkan agar masyarakat selalu meningkatkan gotong-royong dan melibatkan semua pihak dalam meningkatkan produksi pertanian.

Ketua Komisi B DPRD Gunungkidul, Wulan Tustiana, mengapresiasi pembangunan sarana pertanian yang digencarkan oleh DPP Gunungkidul bekerjasama dengan BPTP DIY. Ia berharap dam yang dibangun mampu mendukung kegiatan para petani guna meningkatkan hasil produksi pertanian dan kesejahteraan masyarakat pada umumnya.