Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Pengelola kampung wisata mengikuti kelas Bahasa Inggris dalam Pendampingan Kampung Wisata Kota Jogja, di Rejowinangun, Kecamatan Kotagede, Jogja, Selasa (22/10/2019)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Guna meningkatkan kapasitas pengelola kampung wisata, Dinas Pariwisata (Dispar) DIY menggelar Pendampingan Kampung Wisata Kota Jogja yang berlangsung di Kampung Wisata Rejowinangun, Kecamatan Kotagede, Jogja selama enam hari, yakni mulail Senin-Sabtu (21-26/10/2019).
Selain Rejowinangun, kegiatan ini juga diikuti oleh beberapa kampung wisata di sekitarnya, yakni Prenggan, Purbayan, Pandeyan dan Warungboto. Sejumlah materi yang diberikan di antaranya pelayanan homestay, produksi kuliner, bahasa inggris, kepemanduan dan lainnya.
Kasi Kelembagaan Dispar DIY, Sri Purwanti, menjelaskan selain di Kota Jogja, empat kabupaten lain juga mendapat pendampingan di desa wisata. "Kegiatan ini sudah yang keempat kalinya, bulan depan kami gelar di Bantul," ujarnya, Selasa (22/10/2019).
Dia mengatakan pendampingan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas pengelolaan kampung dan desa wisata di DIY. Ia melihat beberapa kampung dan desa wisata masih kurang maksimal dalam pengelolaan dan pemasaran, sehingga perlu pendampingan.
Pendampingan dilaksanakan selama enam hari dan diikuti sebanyak 80 peserta yang dibagi ke dalam tiga kelas, yakni untuk pengelolaan, untuk homestay dan untuk kelompok pemasaran serta manajemen event. "Tetapi ada juga materi umum, semua kelas dapat, seperti misalnya Bahasa Inggris," katanya.
Terkait dengan materi, selain memberi materi dasar, dinasnya juga menyesuaikan dengan kebutuhan setiap kampung dan desa wisata. “Contohnya Kampung Wisata Nglangeran, di sana pengelola membutuhkan materi soal geopark, maka kami siapkan materi tentang geopark,” ucap dia.
Ketua Kampung Wisata Rejowinangun, Supriyana, mengatakan pendampingan sangat penting bagi pengelola kampung wisata karena banyak ilmu yang bisa didapat. "Pemasaran lewat teknologi informasi, Bahasa Inggris, kami serap untuk pengembangan kampung wisata," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Indonesia gagal ke perempat final Asian Games 2026 setelah kalah 89-100 dari Arab Saudi dan menutup fase grup tanpa kemenangan.
Basarnas mengerahkan 15 armada laut dan udara untuk mencari korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa.
Polda Metro Jaya menangkap tiga tersangka pengeroyokan Bambang Setiawan. Polisi mengungkap motif dan peran masing-masing pelaku.
Imigrasi Kualanamu mendalami dugaan keterkaitan dua WNA China dengan sindikat online scam setelah keduanya sempat didetensi Imigrasi Banda Aceh.
MV Haida tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin membawa 69 korban selamat kecelakaan Virgo Transport 8 untuk mendapat perawatan.