Ratusan Pelajar dari Berbagai Kota Akan Ikuti Porseni Perstibi

Account Executive Harian Jogja, Darel (kedua dari kiri) berfoto bersama saat menerima kunjungan sejumlah perwakilan panitia Porseni Perstibi dan Sekolah Budi Utama di Griya Harian Jogja, Rabu (23/10/2019). - Harian Jogja/Sunartono.
23 Oktober 2019 14:07 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Ratusan pelajar akan mengikuti kegiatan Pekan Olahraga dan Senin (Porseni) Perkumpulan Sekolah Nasional Tiga Bahasa se-Indonesia (Perstibi) di Sekolah Budi Utama Yogyakarta pada 31 Oktober 2019 hingga 3 November 2019 mendatang.

Wakil Kepala Sekolah KB TK Budi Utama Mega Sarianne menjelaskan, kegiatan Porseni itu merupakan pertama kali digelar dengan melibatkan sekolah tiga bahasa dari berbagai kota di Indonesia. Rencananya kegiatan serupa akan menjadi kegiatan rutin dua tahunan yang berikutnya dihelat di kota lain di Indonesia secara khusus untuk sekolah nasional tiga bahasa.

“Untuk sementara ada sekitar 500 pelajar dari berbagai kota di Indonesia yang akan hadir mengikuti kegiatan ini,” katanya dalam kunjungan ke Griya Harian Jogja, Rabu (23/10/2019).

Ia menambahkan, kegiatan itu sekaligus sebagai wadah untuk bertemunya para pelajar sekolah tiga bahasa dari jenjang SD hingga SMA di Indonesia. Tentunya diharapkan bisa memacu perkembangan prestasi siswa melalui kompetisi tersebut. Selain itu memberikan dampak positif yang lebih luas bagi kemajuan sekolah tiga bahasa  

“Kemudian untuk menjalin persahabatan antarsiswa, antarsekolah guna membentuk karakter siswa, bagaimana dia berkompetisi secara sportif, tidak sekedar mendapatkan juara saja tetapi harus menghargai proses yang dilewati selama mengikuti lomba,” ujarnya.

Humas Porseni Perstibi Eunike Martanti mengatakan, kompetisi itu akan diikuti pelajar SD hingga SMP dengan menyuguhkan tujuh perlombaan, seperti tenis meja, wushu, bola basket, xiangqi atau chinese chess, debat bahasa Indonesia, Inggris dan Mandarin. Dalam kompetisi itu akan memperebutkan piala bergilir dari sekolah yang menjadi juara umum.

“Dalam kegiatan ini akan ada penampilan berbagai pentas seni dari setiap sekolah serta penghargaan sebagai penampil terbaik, penutupan dilakukan pada 3 November,” ujarnya.

Ia menilai, Jogja memiliki daya tarik tersendiri karena itu minat peserta sangat tinggi untuk datang mengikuti porseni. Karena selain mengikuti perlombaan, beberapa di antara mengajak keluarga untuk sekalian berlibur di Jogja.

“Kami bekerja sama dengan beberapa hotel di sekitar sekolah kami juga. Sehingga kegiatan ini diharapkan juga bisa meningkatkan kunjungan wisata ke Jogja,” ucapnya.