Lembaga Amil Zakat Nurul Hayat Salurkan Air Bersih di Gunungkidul

Salah seorang warga Dusun Gatak I, Desa Ngestirejo, Kecamatan Tanjungsari memilkul jeriken berisi air yang diambil dari bak penampungan di dusun setempat, belum lama ini. - Harian jogja/David Kurniawan
28 Oktober 2019 07:17 WIB Muhammad Nadhir Attamimi Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bantuan air bersih dari pihak swasta dan perseorangan untuk warga di wilayah terdampak bencana kekeringan di Gunungkidul terus mengalir. Salah satu bantuan yang disalurkan berasal dari Nurul Hayat, Lembaga Amil Zakat Nasional cabang Yogyakarta. Bantuan disalurkan untuk warga Dusun Padem, Desa Girikarto, Kecamatan Panggang.

Koordinator Penyaluran Air Bersih Nurul Hayat, Muhammad Fakhrurrazi, mengungkapkan kegiatan tersebut merupakan program yang diinisiali sejak musim kemarau melanda DIY. Untuk Gunungkidul, Nurul Hayat menyalurkan air bersih sebanyak 26 tangki. "Target kami menyalurkan air bersih tidak terbatas, karena ini program rutin selama musim kemarau," kata Fakhrurrazi kepada Harian Jogja, Minggu (27/10/2019).

Bantuan air bersih tersebut, menurut Fakhrurrazi, merupakan bantuan dari para donatur yang mempercayakan donasi mereka melalui Nurul Hayat. Nantinya, warga terdampak mengajukan permintaan kemudian Nurul Hayat menyaring apakah permintaan bisa ditindaklanjuti dengan penyaluran atau tidak. "Karena bantuan ini berupa zakat, infak dan sedekah sehingga diperuntukkan bagi para asnaf zakat," ujarnya.

Ketua Nurul Hayat cabang Yogyakarta, Alfan Fauzi Septrada, mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah menyisihkan hartanya untuk membantu warga terdampak bencana kekeringan di DIY.