Napi yang Kabur dari Rutan Wates Ditangkap Saat Nongkrong di Alun-Alun Kebumen

Ilustrasi Petugas Rutan Kelas II B Wates saat memeriksa kamar dan barang-barang milik warga binaan, Senin (23/7/2018) malam. - Harian Jogja - Beny Prasetya
29 Oktober 2019 00:57 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-- Satu dari dua narapidana di Rumah Tahanan Kelas II B Wates, Kulonprogo yang kabur pada Minggu (26/10/2019), berhasil diringkus jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Kulonprogo di wilayah Kebumen, Jawa Tengah, Senin (28/10/2019) petang.

Kepala Satreskrim Polres Kulonprogo, AKP Ngadi menerangkan napi yang ditangkap itu adalah Pinasthi Bayu Setya Aji, 21. Terpidana kasus penggelapan sepeda motor ini ditangkap saat sedang nongkrong di kawasan Alun-alun Kebumen, sekitar pukul 17.00 WIB.

"Berdasarkan hasil penyelidikan, sekitar pukul 14.00 WIB kami dapat informasi jika yang bersangkutan ada di Kebumen. Kami langsung meluncur ke lokasi, sekitar pukul 17.00 WIB, kami sampai sana dan benar memang ada," kata Ngadi kepada awak media, Senin malam. Setelah ditangkap, Pinasthi langsung dibawa ke Rutan Kelas II B Wates.

Kepala Rutan Kelas II B Wates, Deny Fajariyanto, menyatakan bersyukur dengan penangkapan ini. Diharapkan satu napi yang masih buron yakni Sutristiyanto alias Trisno, 41, dapat segera diringkus aparat.

"Berkat kerjasama dengan kepolisian [Polres Kulonprogo] dan anggota kami yang meluncur di lapangan, tepatnya di Alun-alun Kebumen, Alhamdulillah [Pinasthi] dalam keadaan sehat dan sudah dibawa ke Rutan Kelas II B Wates, semoga yang satu atas nama Sutristiyanto bisa segera tertangkap," kata Deny.

Diberitakan sebelumnya, lima napi melarikan diri dari Rutan Kelas II B Wates, Minggu (27/10/2019). Mereka yaitu Taufikurohman, 32 dan Abdul Aziz, 29. Keduanya beralamat di Desa Wonoroto, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Mereka merupakan narapidana kasus pencurian pasal 363 ayat 1 ke 4 KUHP, dengan hukuman penjara 1 tahun 8 bulan. Seharusnya kedua pria ini baru keluar dari hotel prodeo pada 29 Maret 2021 mendatang.

Kemudian ada Dany Syaiful Arifin, 36, warga Tangerang, Banten, yang terjerat kasus penipuan Pasal 372 KUHP. Dany menjalankan hukuman penjara selama 1 tahun 6 bulan terhitung sejak awal 2019. Dua napi lain yakni Pinasthi Bayu Setya Aji merupakan napi kasus penggelapan. Warga beralamatkan Dusun Kalikepek, Desa Giripeni, Kecamatan Wates itu dijerat pasal 372 KUHP dengan hukuman penjara 10 bulan. Jika dihitung tanpa remisi, dia baru bebas pada 15 Februari 2020 mendatang.

Adapun, Sutristiyanto alias Trisno, warga Pekalongan, Jawa Tengah, harus mendekam di penjara karena kasus pencurian. Dia dijerat pasal 363 ayat 1 KUHP dengan hukuman pidana 2 tahun enam bulan dan baru boleh keluar pada 24 November 2021. Untuk Sutristiyanto, sekarang masih buron.