Pilkades Sleman Pakai Sistem E-Voting, Sosialisasi Digencarkan

Ilustrasi. - Antara
30 Oktober 2019 00:37 WIB Fahmi Ahmad Burhan Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-- Sisa enam bulan, Pemkab Sleman akan maksimalkan waktu untuk sosialiaasi gelaran Pilkades menggunakan e-voting. Para perangkat kecamatan dan desa terlebih dahulu diberikan sosialiaasi untuk kemudian menyebarkan informasi pada masyarakat.

Pada Selasa (29/10/2019) Pemkab menggelar sosialisasi pada perangkat kecamatan dan desa di Balai Besar Latihan Masyarakat (BBLM) Yogyakarta. "Sebelum terjun ke masyarakat, kita satukan pemahaman dulu di tingkat kecamatan dan desa yang melibatkan unsur kecamatan, desa bahkan dari kepolisian dan danramil," jelas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Sleman, Priyo Handoyo pada Selasa (29/10/2019).

Ia mengatakan, gelaran Pilkades di 49 desa menggunakan sistem e-voting tinggal hitungan bulan lagi. Maka, sejak akhir Oktober ini pihaknya akan mulai gencar lakukan sosialisasi. "Sosialisasi diperlukan agar masyarakat bisa satu pemahaman terkait pelaksanaan Pilkades ini," ujarnya. 

Dalam sosialiaasi, Pemkab menggandeng pemateri dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) untuk menjelaskan terkait tata cara dan pemahaman Pilkades secara elektronik maupun manual.

Sebelumnya, Pemkab sudah menjalin kerja sama dengan 7 perguruan tinggi negeri maupun swasta untuk membantu pelaksanaan Pilkades menggunakan e-voting. Nantinya, pihak perguruan tinggi akan dilibatkan untuk membantu masyarakat saat pelaksanaan pemilihan nanti sebagai Tenaga Teknis Lapangan (TTL).

Sekadar informasi, Pilkades 2020 di Sleman akan digelar di 49 desa dari 17 kecamatan. Proses pemilihan nanti akan digelar di 1.102 TPS tersebar di 718 dusun.

Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun berharap, setelah mendapatkan sosialiaasi, pihak kecamatan maupun desa bisa langsung menyebarkan informasi pelaksanaan Pilkades 2020 pada masyarakat agar masyarakat bisa paham. Terlebih, cara pemilihan kali ini menggunakan metode yang berbeda dibanding sebelum-sebelumnya.

"Saya menaruh harapan besar pada sosialisasi ini. Karena ini juga yang bisa menentukan keberhasilan pelaksanaan Pilkades secara elektronik di Sleman. Penerapan sistem ini juga merupakan yang pertama kali di DIY," ungkap Sri Muslimatun pada Selasa.