Karhutla Meluas, Polri Ungkap Modus Bakar Lahan untuk Buka Kebun
Polri menetapkan 72 tersangka kasus karhutla di Sumatra dan Kalimantan serta menelusuri dugaan pemodal di balik pembakaran lahan.
Ilustrasi. /Antara
Harianjogja.com, BANTUL-- Pilkades menggunakan e-voting belum akan dilakukan di seluruh kabupaten di DIY.
Bagian Administrasi Pemerintahan Desa Sekretariat Daerah Kabupaten Bantul, menyebut bahwa masyarakat di wilayah ini belum siap melakukan Pemilihan Kepala Desa serentak 2020 sistem e-voting atau pemungutan suara elektronik.
"Untuk Pilkades serentak di Bantul nanti belum (e-voting), jadi memang e-voting itu perlu penyiapan masyarakat yang itu membutuhkan waktu yang cukup," kata Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Desa Setda Bantul Kurniantoro di Bantul, Kamis (31/2019).
Menurut dia, belum siapnya masyarakat Bantul dalam pemilihan lurah desa sistem e-voting karena sebagian besar masih familiar dengan sistem coblos seperti pencoblosan surat suara pada pemilihan umum (Pemilu) baik legislatif maupun presiden dan wakil presiden belum lama ini.
"Masyarakat kita masih familiar dengan coblos dan desa sendiri masih belum bisa menerima e-voting itu, memang pernah kita sampaikan ke desa, namun mereka menolak untuk e-voting, masyarakat mintanya besok (pilkades selanjutnya), jangan sekarang (2020)," katanya.
Dia mengatakan, pada intinya masyarakat belum siap dengan sistem elektronik tersebut, dan apabila dipaksakan untuk mengikuti sistem tersebut justru akan berisiko tidak berjalan, sehingga masyarakat butuh waktu untuk diberi pemahaman dan pengenalan terlebih dahulu sistem e-voting.
"Iya tetap (dipersiapkan), bahkan di Perda tentang Pemilihan Lurah yang baru sudah kita tuliskan bahwa nantinya ada kemungkinan untuk e-voting itu. Jadi ini suatu proses perkembangan, karena yang nasional seperti pileg (pemilihan legislatif) juga belum e-voting, makanya masyarakat belum siap," katanya.
Dia mengatakan, pada tahun 2020 nanti ada 24 dari total 75 desa se-Bantul akan menyelenggarakan Pilkades serentak pada Juni 2020 menyusul berakhirnya masa jabatan lurah di masing-masing desa tersebut pada akhir 2019 dan awal tahun depan.
"Untuk tahapannya nanti pada Januari 2020 kita sudah mulai pembentukan panitia pemilihan untuk di desanya, kemudian dilanjutkan dengan proses dan macam-macamnya, selanjutnya pelaksanaan pemilihannya pada 21 Juni 2020," katanya.
24 desa itu adalah Desa Tamanan dan Jambidan (Banguntapan), Karangtengah, Karangtalun, Imogiri (Imogiri), Munthuk (Dlingo), Donotirto, Tirtohargo (Kretek), Bangunjiwo, Tirtonirmolo (Kasihan), Canden (Jetis), Pleret, Wonokromo, Segoroyoso, Bawuran (Pleret), Triwidadi, Sendangsari (Pajangan), Caturharjo (Pandak), Gadingharjo, Srigading (Sanden), Srimulyo (Piyungan), Argodadi (Sedayu), Pendowoharjo, Timbulharjo (Sewon).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polri menetapkan 72 tersangka kasus karhutla di Sumatra dan Kalimantan serta menelusuri dugaan pemodal di balik pembakaran lahan.
Biaya ganti baterai mobil listrik di Indonesia bervariasi dari Rp80 juta hingga Rp540 juta. Simak estimasi biaya Wuling, Hyundai, Jaecoo, Toyota, dan BYD.
Studi Exoticca menempatkan Malaysia sebagai negara dengan jalur trekking terbaik di Asia Tenggara. Simak 10 jalur hiking terbaik beserta skornya.
Linara Bozieva kena PHK dari eBay setelah 11 tahun bekerja. Kini ia membangun agensi pemasaran Ravenopous dengan 27 agen AI.
Ousmane Dembele, Lamine Yamal, Harry Kane, Michael Olise, Khvicha Kvaratskhelia, era pasca Messi Ronaldo
Setelah checkout, biasanya pembeli tinggal menunggu pesanan dikemas dan dikirim. Tapi kadang ada saja yang berubah setelah pembayaran berhasil.