46 Sekolah di Gunungkidul Belum Cairkan Dana Revitalisasi dari Pusat
Sebanyak 46 dari 176 sekolah penerima bantuan revitalisasi di Gunungkidul belum mencairkan dana. Pemkab sudah melaporkan persoalan ini ke kementerian.
Ilustrasi. /JIBI-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Menjelang pelaksanaan kampanye Pilkades Serentak 2019 yang bakal digelar 17-19 November mendatang, Bupati Gunungkidul Badingah mewanti-wanti seluruh calon kepala desa yang akan bertarung untuk santun dalam berkompetisi. Siapapun yang maju harus siap menang dan kalah sehingga kondusifitas lingkungan dapat dijaga.
“Budayakan adab kesantunan. Silakan adu program sebaik-baiknya tanpa ada kecurangan atau upaya menyerang calon lainnya dengan menjelek-jelekkan karena itu tidak akan baik,” kata Badingah saat ditemui wartawan, Jumat (1/11/2019).
Menurut Badingah, para calon memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama penyelenggaraan pilkades. Oleh karena itu, saat kampanye berlangsung mereka harus bisa menjaga pendukung serta lebih mengedepankan visi misi dalam upaya membangun desa yang lebih baik. “Jangan pakai kampanye hitam. Tawarkan program pembangunan kepada calon pemilih sehingga kesantunan tetap terjaga,” katanya.
Badingah berharap penyelenggaraan pilkades tahun ini dapat berjalan dengan lancar, aman dari awal hingga proses penetapan kades terpilih. “Untuk pengamanan kami berkoordinasi dengan aparat kepolisian,” tutur dia.
Salah seorang Calon Kepala Desa Hargmulyo, Kecamatan Gedangsari, Marsinem, mengatakan dirinya berkomitmen untuk menjaga kondusivitas di masyarakat sehingga penyelenggaraan dapat aman, lancar dan sukses. Meski demikian, ia memberikan catatan bahwa sudah ada upaya kampanye hitam dari calon lain dengan menyerang secara personal. “Saya rasakan sendiri bahwa program yang saya usung dianggap memalukan. Saya tidak akan terpancing dan memilih menjawab dengan program-program yang sudah disiapkan,” kata Marsinem.
Menurut dia, timnya fokus kepada pemenangan dengan mengedepankan program dan gagasan untuk membangun Desa Hargomulyo. “Banyak masalah yang harus diselesaikan ketimbang melayani serangan secara personal. Saya lebih baik fokus pada program seperti penyelesaian masalah krisis air hingga upaya memberikan kesejahteraan kepada masyarakat,” katanya.
Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul, Muhammad Farkhan, mengatakan para calon untuk saat ini belum boleh berkampanye karena jadwalnya baru dilaksanakan 17-19 November. Untuk pengawasan diserahkan sepenuhnya ke panitia penyelenggara di masing-masing desa. “Untuk mengumpulkan kader di rumah sendiri masih diperbolehkan, tapi untuk mendatangi warga dengan maksud kampanye belum boleh. Saya harap para calon bisa menaati aturan dalam pilkades,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 46 dari 176 sekolah penerima bantuan revitalisasi di Gunungkidul belum mencairkan dana. Pemkab sudah melaporkan persoalan ini ke kementerian.
Komisi I DPRD Kulonprogo menemukan alat cetak KTP elektronik bermasalah di Lendah, Galur, dan Panjatan. Warga mengeluhkan hasil cetak bergaris.
Dinkes Sleman mengimbau warga menerapkan PHBS dan mengenali gejala ISPA di tengah perubahan cuaca, terutama pada kelompok rentan.
Yusril mempersilakan Komnas HAM menyelidiki bentrokan di Pidie, Aceh, yang mengakibatkan satu warga meninggal dan 13 orang luka-luka.
MilkLife Kickers meraih dua kemenangan pada hari kedua Singa Cup 2026 setelah mengalahkan BMW 8-0 dan Fremantle City FC 5-1.
Pelatih PSIM Risto Vidakovic menilai penalti untuk Dewa United terlalu berlebihan setelah timnya kalah 1-2 di Stadion Sultan Agung.