SD Negeri 1 Bantul Hadirkan Layanan Pendidikan Terpadu
SD Negeri 1 Bantul terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas melalui penyelenggaraan layanan pendidikan terpadu
Warga mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS)./JIBI-Bisnis.com-Rachman
Harianjogja.com, BANTUL—Jumlah pemilih dalam Pilkada 2020 di Kabupaten Bantul diprediksi bertambah dibanding pemilih dalam Pemilu 2019. Meski demikian, jumlah tempat pemungutan suara (TPS) justru bakal dikurangi.
Dalam Pemilu 2019, jumlah TPS di Bantul tercatat sebanyak 3.340 titik, dengan jumlah pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 707.009 orang. “Jumlah TPS untuk Pilkada 2020 berkurang menjadi 1.537 TPS,” kata Komisioner KPU Bantul Bidang Sosialisasi dan Pendidikan Politik, Musnif Istiqomah, Selasa (5/11/2019).
Musnif memaparkan pengurangan jumlah TPS terjadi karena ada regulasi yang mengatur maksimal pemilih bisa sampai 800 orang di tiap TPS. Hal ini berbeda dengan Pemilu 2019 yang membatasi satu TPS maksimal untuk 300 orang pemilih. Salah satu pertimbangan berkurangnya TPS yakni surat suara yang dicoblos lebih sedikit.
KPU menggelar simulasi menggunakan DPT Pemilu 2019 yang mencapai 707.009 pemilih. Jika dibagi dengan 1.537 TPS, maka hasilnya 460 pemilih. “Kalau jumlah pemilih bertambah, kapasitas TPS masih mencukupi dengan batasan maksimal 800 orang per TPS,” kata Musnif.
Ia tidak menampik jumlah pemilih di pilkada berpotensi bertambah karena dalam pemilu lalu ada pemilik KTP Bantul yang jumlahnya mencapai lebih dari 10.000 namun tidak masuk dalam DPT dan akhirnya masuk dalam daftar pemilih khusus (DPK) sesuai dengan alamat yang tertera dalam KTP.
Musnif berharap warga yang sudah memiliki KTP tidak lagi tercecer dalam penyusunan DPT di pilkada. Selain DPK, potensi pemilih bertambah dalam pilkada juga terdiri dari pemilih pemula yang baru bisa menggunakan hak suaranya setelah berusia 17 tahun dan pemilih pemula dari pensiunan TNI-Polri.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Didukcapil) Bantul, Bambang Purwadi Nugroho, mengatakan tiap saat jajarannya terus membersihkan data karena data kependudukan selalu berubah seriring dengan perpindahan dan kedatangan penduduk. Disdukcapil juga berkoordinasi dengan KPU Bantul untuk menetapkan daftar pemilih dalam pilkada.
Saat ini jumlah penduduk Bantul sekitar 945.411 jiwa. Untuk data warga wajib KTP per April 2019 sebanyak 714.518 orang. Ia mengklaim proses perekaman sudah hampir selesai kecuali untuk pemilih pemula.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Negeri 1 Bantul terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas melalui penyelenggaraan layanan pendidikan terpadu
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.
Harga iPhone 2027 berpotensi naik akibat biaya memori meningkat. Apple disebut sudah menyepakati harga RAM dan NAND Samsung untuk awal 2027.
Sleman Creative Weeks 2026 menghadirkan empat agenda seni dan budaya mulai 27 September hingga Oktober, termasuk festival film dan layang-layang.