Bank BPD DIY Kembali Gelar Malioboro Run 2026, Angkat Konsep Culture on Track
Bank BPD DIY kembali menggelar Malioboro Run 2026 bertema Culture on Track dengan lebih dari 8.000 peserta dan rute yang melewati sejumlah ikon budaya Jogja
Ketua DPD PAN Bantul, Mahmud Ardi Widanto (kedua dari kiri) menunjukkan formulir pendaftaran bakal calon wakil Bupati dan Wakil Bupati Bantul di Kantor DPC Gerindra Bantul Kamis (7/11/2019)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogjacom, BANTUL—Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Bantul Mahmud Ardi Widanto secara resmi mendaftar sebagai bakal calon wakil Bupati Bantul untuk Pilkada 2020 mendatang, Kamis (7/11/2019). Mantan Wakil Ketua DPRD Bantul periode 2014-2019 itu mendaftar lewat Partai Gerindra yang sekaligus menegaskan keinginan PAN untuk berkoalisi dengan Gerindra dalam Pilkada 2020.
Mahmud tiba di Kantor DPC Gerindra Bantul, sekitar pukul 11.30 WIB. Sejumlah pengurus DPD PAN Bantul dan anggota DPRD dari Fraksi PAN juga turut hadir mengawal proses pendaftaran Ardi, di antaranya Wildan Nafis, Damba Aktifis, Ichwan Tamrin, dan Sadji.
Ardi mengatakan keputusannya mendaftar lewat Gerindra lantaran adanya sejarah hubungan emosional cukup panjang antara PAN dan Gerindra. Setidaknya sejak dua periode pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres), PAN dan Gerindra selalu bersama dalam koalisi.
Dia berharap kebersamaan itu tetap terjaga dalam Pilkada Bantul 2020 mendatang, terlebih PAN dan Gerindra juga sama-sama membutuhkan koalisi untuk mengajukan bakal paket pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati.
Kursi PAN di DPRD Bantul hanya lima dan Gerindra memiliki delapan kursi. Sementara pengajuan paket bakal calon minimal memiliki sembilan kursi di DPRD. “Sejak awal kami memang untuk kondisi di Bantul hanya fokus berkoalisi dengan Gerindra,” kata Ardi, seusai menyerahkan formulir pendaftaran di DPC Gerindra.
Sekretaris DPD PAN Bantul, Damba Aktivis menambahkan sebelum proses pendaftaran, secara informal partainya sudah berkomunikasi intensif dengan Gerindra hingga memutuskan untuk mendaftarkan kader PAN lewat Gerindra. Bahkan DPD PAN akan mengawal proses pendaftaan Ardi tersebut hingga komunikasi tingkat provinsi sampai pengurus pusat PAN dan Gerindra. “Kami akan terus mengawal sampai tingkat DPP,” ujar Damba.
Saat ditanya soal alasan mendaftar sebagai bakal calon wakil bupati dan bukan bakal calon bupati, Damba mengaku DPD PAN Bantul cukup realistis dan menyadari hanya memiliki lima kursi di DPRD Bantul sehingga masih membutuhkan empat kursi. Selain itu juga melihat situasi dan kondisi pilakda 2020 sehingga DPD PAN Bantul memutuskan mengejar bakal calon wakil bupati.
“Kami optimistis Ardi jadi kunci pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati yang akan diusung partai koalisi nantinya. Ardi sudah dua kali menjabat sebagai Ketua DPD PAN Bantul dan diklaim banyak memberikan kontribusi terhadap partai termasuk membangun hubungan dekat dengan berbagai lapisan masyarakat,” kata Damba.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bank BPD DIY kembali menggelar Malioboro Run 2026 bertema Culture on Track dengan lebih dari 8.000 peserta dan rute yang melewati sejumlah ikon budaya Jogja
Pemerintah memutuskan mengangkat PPPK paruh waktu lintas profesi menjadi penuh waktu. Pendaftaran CPNS juga direncanakan mulai November 2026.
BPBD Banyumas mencatat 84 dari 121 desa terdampak kekeringan menyatakan kebutuhan air bersih tercukupi. Distribusi bantuan masih berlanjut di wilayah lain.
Pemerintah menyiapkan stimulus Rp31 triliun pada akhir 2026, mulai dari pembukaan rekening, bantuan pangan, BSU, hingga diskon tiket Nataru.
RAPBD DIY 2027 mengalokasikan 40,14% belanja untuk pendidikan. DPRD menyoroti penurunan bantuan keuangan hingga 33,65%.
Pengacara Irjen Ahrie Sonta memastikan kliennya kooperatif dalam kasus dugaan penyadapan Presiden yang turut menyeret eks Kapolri Listyo Sigit.