Sragen Disebut Saudara Tua DIY, Ini Jejak Sejarahnya
Sragen disebut saudara tua DIY karena jejak Pangeran Mangkubumi. Muhibah Budaya 2026 perkuat koneksi sejarah dan budaya Mataram.
Ratusan warga Dusun Gaten menggelar aksi demo di Balai Desa Tirtomulyo untuk menuntut Dukuh Gaten turun dari jabatannya, Selasa (12/11/2019)./Harian Jogja-Kiki Luqmanul Hakim
Harianjogja.com, BANTUL—Supriyadi, Kepala Dusun atau Dukuh Gaten, Desa Tirtomulyo, Kecamatan Kretek, Bantul, diminta mundur olah warganya karena selingkuh.
Supriyadi mengakui segala kesalahannya dan meminta maaf kepada seluruh pihak yang merasa dirugikan atas perbuatannya tersebut. Dia mengaku hanya manusia biasa yang bisa melakukan kesalahan.
“Iya saya memang melakukan hal tersebut dan saya minta maaf sebesar-besarnya kepada semua pihak yang merasa dirugikan, saya juga manusia, pemimpin juga manusia yang bisa membuat kesalahan, toh saya juga akan bertanggung jawab kepada wanita yang saya hamili ini,” katanya.
“Untuk tuntutan warga yang ingin saya turun jadi jabatan karena saya melakukan tindak asusila, saya akan tetap mempertahankan jabatan ini karena perbuatan saya tidak ada hubungannya sama sekali dengan jabatan,” ucapnya.
Ratusan warga Dusun Gaten mandatangi Balai Desa Tirtomulyo untuk menuntut Supriyadi turun dari jabatannya. Warga menuduh Dukuh Gaten berselingkuh dengan salah satu warganya.
Salah satu tokoh masyarakat setempat, Sukirmanto, mengatakan warga sangat. “Pemimpin harusnya jadi panutan, jadi contoh kepada warganya. Kami ingin Dukuh Gaten mundur, dan kalau bisa dipecat saja karena sudah berbuat asusila,” kata Sukirmanto.
“Kami juga kecewa karena dukuh kami ini kinerjanya tidak memuaskan, sering bertentangan dengan kesepakatan warga dan juga ada kebijakan-kebijakan yang menurut kami salah. Terus puncak kemarahan warga adalah ini, tindak asusila,” lanjutnya.
Supriyadi dituding menjalin cinta dengan salah seorang warga berinisial S. Hubungan menyebabkan S hamil di luar. “Padahal dukuh kami ini punya anak tiga dan masih bersama istrinya. Perempuannya punya dua ana. Dia menjabat Dukuh Gaten sudah sangat lama, dari 2008 lalu, terapi masih kami tahan-tahan dan masalah yang terakhir ini tidak bisa kami biarkan,” tegas Sukirmanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sragen disebut saudara tua DIY karena jejak Pangeran Mangkubumi. Muhibah Budaya 2026 perkuat koneksi sejarah dan budaya Mataram.
Jadwal KRL Solo–Jogja Senin 6 Juli 2026 lengkap semua stasiun. Cek jam berangkat terbaru, tarif Rp8.000, perjalanan makin mudah.
Cek jadwal lengkap KRL Jogja–Solo Senin 6 Juli 2026. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan fleksibel dari Jogja ke Solo.
Portugal vs Spanyol di 16 besar Piala Dunia 2026. Oyarzabal percaya diri, cek prediksi skor dan susunan pemain.
Prabowo dan PM Singapura Lawrence Wong bertemu di Leaders’ Retreat 2026 Jakarta, bahas kerja sama strategis dan proyek bilateral.
Jokowi mulai safari politik ke sejumlah daerah usai Lampung. PSI jadi titik awal, partai lain ikut memberi respons.