Soal Ganti Rugi Lahan yang Terkena Tol Jogja, Bupati Sleman: Harus Ganti Untung

Bupati Sleman Sri Purnomo - Dokumen Harian Jogja
14 November 2019 18:37 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan Pemkab siap mendukung program Pemerintah Pusat dalam pembangunan tol Jogja-Solo maupun Jogja-Bawen.

"Sudah ada pemetaan juga yang dilakukan dan berharap warga terdampak juga bisa menerima," kata Sri Purnomo, Kamis (14/11/2019).

Selama ini kata dia, ketika ada proyek kegiatan fisik Pemkab juga berupaya memberikan ganti untung ketika ada warga terdampak. "Harus ganti untung bukan ganti rugi. Ganti untung artinya masyarakat didengarkan, bisa mengenai aspek harga dan lainnya," paparnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan ganti untung, lanjut Sri Purnomo juga akan dilakukan oleh tim independen atau tim appraisal yang menentukan angkanya. "Jadi tidak ada penekanan sana sini," imbuhnya.

Hal itu juga ditambah dari kebijakan Gubernur DIY yang dalam hal ini memprakarsai pembangunan tol tidak banyak menerjang ke area permukiman warga, namun konsepnya elevated (melayang) yang berada di atas Ring Road dan berdampingan dengan Selokan Mataram.

"Hal itu semata mata untuk menghindari penggusuran lahan warga, tapi dalam pelaksanaannya ketika harus melewati permukiman warga dan pembebasan lahan harus dilaksanakan kami harapkan untuk ganti untung," kata dia.