Advertisement
Soal Ancaman Banjir, DPRD Sleman: Harusnya Pemkab Antisipasi Sejak Jauh Hari
Ilustrasi. - Solopos/Nicolous Irawan
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN--Musim hujan yang sudah di depan mata berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, beberapa di antaranya adalah banjir dan tanah longsor.
Potensi tanah longsor ada di beberapa wilayah di Kabupaten Sleman dengan tingkat elevasi dan kemiringan curam. Beberapa kecamatan yang mempunyai potensi longsor cukup tinggi dibanding wilayah lain di Sleman antara lain Kecamatan Prambanan, Pakem, dan Cangkringan.
Advertisement
Selain potensi bencana longsor, pada musim hujan, bencana hidrometeorologi lainnya juga berpotensi terjadi. Kalau berkaitan dengan angin kencang, masyarakat harus waspada, itu (angin kencang) semua wilayah mempunyai potensi sama. Adapun banjir, faktor penyebabnya adalah buruknya kualitas drainase ada di wilayah perkotaan, seperti Depok dan Mlati.
Ketua Komisi C DPRD Sleman, Timbul Saptowo mengimbau Pemkab untuk mengantisipasi sejak dini sejumlah bencana hidrometeorologi, khususnya banjir. Untuk mengantisipasi banjir yang diakibatkan drainase, harusnya Pemkab Sleman sudah menyiapkan jauh-jauh hari. "Saat ini kan kondisi resapan air di beberapa wilayah perkotaan seperti UGM dan UNY sudah minim. Semua harus menyadarinya, dan itu dicari solusinya agar tidak banjir," ujar Timbul, Jumat (15/11/2019).
BACA JUGA
Sebelumnya diberitakan di lereng Merapi sejauh ini ada 13 unit EWS yang sudah terpasang, baik di sisi barat maupun timur. Sayangnya, dari total EWS yang ada, sebagian besar kini dalam kondisi rusak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Presiden Prabowo Ajak Rakyat Perkuat Persatuan di Hari Raya Idulfitri
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement






