Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi cek kesehatan./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Sebagai tindak lanjut dari penyakit tidak menular yang trennya masih cukup tinggi dan menjadi penyebab kematian tertinggi, Pemkot Jogja meluncurkan Rencana Aksi Daerah Penyakit Tidak Menular (RAD PTM), di kompleks Balai Kota, Senin (18/11/2019).
Kasi Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja, Iva Kusdyarini, menjelaskan RAD PTM merupakan upaya pencegahan penyakit tidak menular yang pada pelaksanaannya melibatkan lintas sektor.
“Bentuknya upaya promotif, preventif dan rehabilitatif. Rehabilitatif khusus ranah Dinkes, sedangkan promotif dan preventif bisa dilakukan oleh lintas sekor terkait dan pemangku kepentingan. Contoh dalam Car Free Day, maka Dinas Pariwisata yang terlibat. Dinas Lingkungan Hidup juga bisa terlibat dalam penyediaan kawasan untuk aktivitas seperti olahraga,” katanya, Senin.
Selain itu Pemkot juga telah menggalakkan program Cerdik untuk menjaga kesehatan masyarakat,. Program itu merukapan akronim dari Cek kesehatan berkala; Enyahkan asap rokok; Rajin aktivitas fisik; Diet sehat dengan kalori seimbang; Istirahat cukup; dan Kelola stres.
Program tersebut kata dia, membutuhkan dukungan pemangku kepentingan lintas sektor untuk menciptakan salahs atunya lahan untuk olahraga. “Olahraga yang tidak perlu biaya semisal lari pagi, itu kita perlu taman khusus dan sebagainya. Ini perannya di PUPR,” katanya.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian penyakit Dinas Kesehatan Kota Jogja, Yudiria Amelia, mengatakan dari Dinas Tenaga Kerja juga perlu mendukung upaya ini dengan mengondisikan para pekerja, untuk screening kesehatan dan lainnya. “Ini sedang masuk Bagian Hukum, harapannya Peraturan Wali Kota Jogja jadi tahun ini, sehingga 2020 kami running,” ujarnya.
Meski demikian, sebelum RAD ini ihaknya telah melakukan screening pada masyarakat usia 15-59 tahun. Selain itu pihaknya juga menyasar screening pada anak sekolah, mulai dari kelas I-X, di mana kelas X, anak sekolah baru masuk program PTM.
Menurut dia masyarakat masih sering mengabaikn penyakit tidak menular sebab dampaknya tidak langsung terasa. Kondisi tersebut disebabkan oleh beberapa faktor seperti pola makan, gizi tidak seimbang dan lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 9 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Cek jadwal lengkap tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 9 September 2026 lengkap 12 perjalanan dari Palur. Cek waktu kedatangan di 12 stasiun, aturan pembayaran, dan info perubahan jadwal
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
DPRD Sleman menilai pemetaan sekitar 114.000 UMKM belum optimal. Pemerintah diminta menyesuaikan pemberdayaan dengan persoalan tiap pelaku usaha.
Anggota DPRD Gunungkidul Mega Nusantara Wati kaget masuk desil 5 DTSEN. Begini penjelasan soal desil dan cara mengajukan pembaruan data.