JIWH 2019: 2.800 Orang Jalan Kaki Bareng Melintasi Prambanan dan Turi

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo (empat dari kanan) didampingi Bupati Sleman Sri Purnomo (tiga dari kanan) berfoto bersama di sela-sela kegiatan JIHW 2019, Minggu (17/11/2019). - Harian Jogja/Hafit Yudi Supraba
18 November 2019 23:17 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Sebanyak 2.800 orang mengikuti mengikuti Jogja International Heritage Walk (JIHW) yang kembali diselenggarakan pada tahun ini. Event yang rutin digelar setiap tahun ini diselenggarakan selama tiga hari yaitu tanggal 15 – 17 November 2019 dengan melewati rute menarik kawasan Prambanan dan Turi.

Panitia Bidang Public Relations JIHW Salima Chantika mengatakan jika JIHW merupakan acara jalan kaki skala internasional yang diadakan setiap tahun. "Setahun sekali kami gelar dengan menggandeng Dinas Pariwisata DIY," ujar Salima kepada Harian Jogja, Senin (18/11/2019).

JIHW tergabung dalam dua organisasi internasional. Pertama, International Marching League yang berbasis di Belanda. "Jadi di setiap anggotanya juga dilakukan event jalan kaki dan DIY sebagai penutup terakhir di November,” ujar dia.

Kedua, JIHW juga tergabung International Sport Federation (IVV). JIHW juga sudah masuk dalam wahana best national event di calendar of event.
Pelaksanaan JIHW terbagi atas tiga kategori yang didasarkan pada jarak, yakni lima, 10, dan 20 kilometer. Adapun peserta dibagi atas dua kelompok, yakni peserta asing dan peserta lokal. "Tahun ini peserta asing ada 300 orang dari 22 negara yang ikut, untuk peserta nasional ada sekitar 2500 orang," ucap dia.

Bukan hanya sekadar kegiatan jalan kaki, namun JIHW juga upaya untuk menggabungkan antara heritage, pariwisata, ekonomi desa yang dilewati, dan edukasi. "Highlight pada tahun ini adalah semifestival, jadi banyak edukasi untuk anak-anak SD sampai dengan SMA seperti edu-walking," ujar dia.

Dalam acara itu, sejumlah pejabat tampak hadir ikut berjalan kaki. Selain Bupati Sleman Sri Purnomo, tampak hadir pula Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo.

Sekjen Jogja Walking Assosiation, Fitriani Kuroda menjelaskan kegiatan ini merupakan kegiatan yang telah diselenggarakan ke-11 kalinya serta untuk kedua kalinya melewati rute permanen di kawasan Kecamatan Turi, Sleman.

“Kegiatan JIHW yang ke-11 ini memiliki ikon baru dalam penyelenggaraanya yaitu mengawali kegiatan JIHW dengan Friendship Walk di rute permanen yang telah diresmikan Bupati Sleman tahun lalu,” ujar Fitriani.

Dia menuturkan Friendship Walk yang menempuh rute 10 kilometer mendapatkan respons yang baik dari para peserta dan cukup diminati. Terbukti ada peningkatan jumlah peserta Friendship Walk yang tahun ini mencapai 100 peserta dari delapan negara yang berbeda. “Sedangkan tahun lalu jumlah pesertanya hanya 65 orang,” ucap dia.

Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun yang hadir dalam Friendship Walk memberikan apresiasi penuh terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Sri Muslimatun mengatakan kegiatan Friendship Walk yang merupakan rangkaian JIHW 2019 ini menjadi luar biasa karena tidak hanya melibatkan pesera dari berbagai mancanegara, tetapi jua melibatkan masyarakat Dusun Kalangan. “Mudah-mudahan ini akan berlangsung setiap tahunnya sehingga dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke wilayah Sleman," ucap dia.