Meriah! Festival Balon Udara di Solo Disambut Antusias
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.
Bupati Bantul Suharsono (dua dari kanan) meresmikan Destana ke-34 di Desa Temuwuh, Dlingo, Bantul, pada Sabtu (23/11/2019). /Harian Jogja-Kiki Luqmanul Hakim
Harianjogja.com, BANTUL – Pemerintah Kabupaten Bantul (Pemkab) meresmikan Desa Temuwuh, Dlingo, Bantul, menjadi Desa Tangguh Bencana (Destana) ke-34. Peresmian tersebut berlangsung pada Sabtu (23/11/2019) di Lapangan Temuwuh, Dlingo, Bantul.
Bupati Bantul, Suharsono, menyampaikan pemilihan Destana ke-24 ini bertujuan untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi gempa bumi di daerah tersebut maka para warga sudah mempunyai pengetahuan bagaimana cara untuk menyelamatkan diri.
“Di Bantul itu, kan, sewaktu-waktu bisa saja terjadi bencana, apalagi di daerah yang seperti ini jadi kami berikan simulasi bencana sekalian agar mereka tidak panik ketika ada bencana seperti gempa maupun longsor,” katanya ketika ditemui Harian Jogja usai acara.
Kegiatan yang digelar berupa simulasi bencana gempa bumi yang mengakibatkan rumah-rumah warga runtuh. Warga berlarian ke daerah yang aman seperti lapangan atau ruang terbuka. Di tempat tersebut, warga diarahkan untuk segera membuat posko-posko pengungsian lengkap dengan dapur umum, pusat informasi dan juga kesehatan. Setelah itu, warga juga diberikan pelatihan tentang cara menangani korban luka-luka.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, Dwi Daryanto, mengatakan Desa Temuwuh memiliki sejumlah potensi bencana, di antaranya genangan banjir, kekeringan, angin kencang dan gempa bumi.
“Melihat dari potensi [bencana] tersebut akhirnya kami memutuskan Temuwuh dijadikan menjadi Destana. Kan sudah kewajiban kita untuk terus meningkatkan kesiapan warga untuk menghadapi bencana, apalagi ini sudah memasuki musim hujan,” katanya.
Dwi berharap dengan adanya kegiatan ini, warga Desa Temuwuh mampu memahami bagaimana cara menghadapi bencana dan juga mengerti apa yang harus dilakukan ketika bencana datang secara tiba-tiba.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.
Kemkomdigi mengkaji aturan wajib nomor HP untuk registrasi akun media sosial guna memperkuat keamanan dan akuntabilitas ruang digital.
Seiring perkembangan teknologi ada metode yang disebut dengan backfilling untuk mengelola limbah tambang agar tak merusak lingkungan.
Pemkab Bantul memastikan tidak lagi membuka rekrutmen honorer baru dan fokus menyelesaikan tenaga non-ASN melalui skema PPPK.
Sam Altman mengungkap Gen Z kini memakai ChatGPT sebagai penasihat hidup, berbeda dengan generasi tua yang masih menggunakannya seperti Google.
Jadwal bola malam ini 18-19 Mei 2026 menghadirkan Arsenal vs Burnley, semifinal Liga Arab Saudi, hingga La Liga 2 Spanyol.