Keracunan MBG Meluas, 170 Pelajar Jombang-Nganjuk Terdampak
Sebanyak 170 pelajar di Jombang dan Nganjuk diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG. Penyebabnya masih diselidiki.
Bupati Bantul Suharsono (dua dari kanan) meresmikan Destana ke-34 di Desa Temuwuh, Dlingo, Bantul, pada Sabtu (23/11/2019). /Harian Jogja-Kiki Luqmanul Hakim
Harianjogja.com, BANTUL – Pemerintah Kabupaten Bantul (Pemkab) meresmikan Desa Temuwuh, Dlingo, Bantul, menjadi Desa Tangguh Bencana (Destana) ke-34. Peresmian tersebut berlangsung pada Sabtu (23/11/2019) di Lapangan Temuwuh, Dlingo, Bantul.
Bupati Bantul, Suharsono, menyampaikan pemilihan Destana ke-24 ini bertujuan untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi gempa bumi di daerah tersebut maka para warga sudah mempunyai pengetahuan bagaimana cara untuk menyelamatkan diri.
“Di Bantul itu, kan, sewaktu-waktu bisa saja terjadi bencana, apalagi di daerah yang seperti ini jadi kami berikan simulasi bencana sekalian agar mereka tidak panik ketika ada bencana seperti gempa maupun longsor,” katanya ketika ditemui Harian Jogja usai acara.
Kegiatan yang digelar berupa simulasi bencana gempa bumi yang mengakibatkan rumah-rumah warga runtuh. Warga berlarian ke daerah yang aman seperti lapangan atau ruang terbuka. Di tempat tersebut, warga diarahkan untuk segera membuat posko-posko pengungsian lengkap dengan dapur umum, pusat informasi dan juga kesehatan. Setelah itu, warga juga diberikan pelatihan tentang cara menangani korban luka-luka.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, Dwi Daryanto, mengatakan Desa Temuwuh memiliki sejumlah potensi bencana, di antaranya genangan banjir, kekeringan, angin kencang dan gempa bumi.
“Melihat dari potensi [bencana] tersebut akhirnya kami memutuskan Temuwuh dijadikan menjadi Destana. Kan sudah kewajiban kita untuk terus meningkatkan kesiapan warga untuk menghadapi bencana, apalagi ini sudah memasuki musim hujan,” katanya.
Dwi berharap dengan adanya kegiatan ini, warga Desa Temuwuh mampu memahami bagaimana cara menghadapi bencana dan juga mengerti apa yang harus dilakukan ketika bencana datang secara tiba-tiba.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 170 pelajar di Jombang dan Nganjuk diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG. Penyebabnya masih diselidiki.
Prabowo menegaskan Indonesia kini menjadi eksportir pangan dan menawarkan industrialisasi bersama untuk memperkuat BRICS.
Warga Ngringo, Jaten, Karanganyar, Jevon Joechelin Jotham, tercatat dalam manifes Virgo Transport 8 yang masih dalam pencarian.
Desa Wisata Wukirsari, Kapanewon Imogiri, Bantul, menjadi lokasi workshop literasi keuangan yang mempertemukan anak-anak muda dengan pengelola desa wisata
Video CCTV kecelakaan maut Bekonang Sukoharjo memperlihatkan bus menabrak dua motor hingga dua korban satu keluarga meninggal dunia.
BPH Migas mengungkap kenaikan harga BBM nonsubsidi ikut mendorong permintaan Pertalite hingga 11 persen secara nasional.