Petani Muda Magelang Andalkan Teknologi, Pertanian Kian Menjanjikan
Ratusan petani muda Magelang mengikuti pelatihan pertanian modern Bayer SATRIA untuk meningkatkan produktivitas, teknologi, dan akses pasar.
Bank Sampah Kradenan Berseri mengadakan studi banding ke Bank Sampah Suryo Resik Mantrijeron Kota Jogja, Minggu (24/11/2019). /Ist- Dok panitia
Harianjogja.com, JOGJA-Bank Sampah Kradenan Berseri yang merupakan dampingan program pengabdian masyarakat dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada Minggu (24/11/2019) mengadakan studi banding ke Bank Sampah Suryo Resik Mantrijeron Kota Jogja.
Tim dosen pengabdian masyarakat yang diketuai Adhianty Nurjanah dan Sakir yang merupakan dosen Fisipol UMY memandang studi banding antarbank sampah sangat penting.
Menurut dia, kegiatan studi banding ini merupakan rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat DRPM dan bagian dari proses pendampingan yang diberikan kepada Bank Sampah Kradenan Berseri di Gamping, Sleman.
“Harapannya Bank Sampah Kradenan Berseri yang merupakan dampingan UMY mendapatkan wawasan dan pengetahuan baru terutama terkait manajemen administrasi sehingga Bank Sampah Kradenan Berseri dapat menjadi bank sampah yang tertib administrasi makin banyak nasabahnya dan maju mandiri sehingga berdampak pada kesejahteraan seluruh anggotanya,” ujar Adhianty, dalam rilisnya, Senin (25/11/2019).
Dalam studi banding, sebanyak 11 pengurus inti Bank Sampah Kradenan Berseri hadir dan belajar terkait manajemen administrasi di Bank Sampah Suryo Resik.
Menurut Kaharyanto, Ketua Bank Sampah Kradenan Berseri, kegiatan studi banding ini sangat bermanfaat bagi kelompoknya. “Karena melalui Bank Sampah Suryo Resik kami bisa belajar administrasi bank sampah yang lengkap serta kegiatan tambahan bank sampah lainnya seperti simpan pinjam dan kerajinan dari sampaj yang belum ada di tempat kami,” kata dia.
Kegiatan ini mendapat respons yang bagus dari pengurus Bank Sampah Suryo Resik Mantrijerin. Karena dengan studi banding ini bisa saling tukar informasi terkait pengelolaan bank sampah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ratusan petani muda Magelang mengikuti pelatihan pertanian modern Bayer SATRIA untuk meningkatkan produktivitas, teknologi, dan akses pasar.
Longsor tebing di Tanjakan Clongop Gunungkidul belum diperbaiki. Warga berharap penanganan dipercepat sebelum musim hujan tiba.
GIIAS 2026 menghadirkan sejumlah mobil baru di bawah Rp200 juta, didominasi kendaraan listrik dengan harga mulai Rp155 juta.
Sebanyak 156 karyawan HS Surya Group berangkat umrah gratis. Kisah pekerja muda hingga pesan haru CEO menjadi sorotan.
PM Thailand Anutin Charnvirakul bertemu Presiden Prabowo di Istana Merdeka untuk memperkuat kemitraan strategis Indonesia-Thailand.
Perlintasan sebidang liar di Sleman resmi habis setelah akses Rewulu ditutup. KAI Daop 6 kini fokus meningkatkan keselamatan di perlintasan resmi.