Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Ilustrasi tenaga medis/Reuters
Harianjogja.com, JOGJA—Guna mempermudah pemberian izin praktek tenaga kesehatan dan tenaga medis, Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja bersama Rumah Sakit Pratama Jogja meluncurkan aplikasi E-Regulasi di Kompleks Balai Kota Jogja, Selasa (26/11/2019).
Kabid Regulasi dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja, Arrosianti Zahrul Falasifah, menjelaskan E-Regulasi mempermudah pemberian izin praktik tenaga kesehatan dan tenaga medis secara daring yang sudah terintegrasi dengan Jogja Smart Service (JSS).
E-Regulasi bisa diakses di JSS khusus untuk tenaga kesehatan. Ini jauh lebih mudah sebab sebelumnya pengurusan izin praktek harus manual di Dinkes Jogja.
Pembaruan izin dilakukan normalnya lima tahun sekali. "Tetapi menyesuaikan Surat Tanda Registrasi [STR] yang dimiliki tenaga kesehatan," kata dia.
Dengan adanya E-Regulasi, tenaga kesehatan dapat memantau proses permohonan izin sudah sampai dimana. Proses ini dapat dilihat di JSS dalam menu Tenaga Kesehatan. "Ada petunjuk langkah-langkah yang harus dilakukan. Jadi semisal saya dokter, saya harus mengunggah dokumen apa saja, bisa terlihat di situ," ujarnya.
Dalam E-Regulasi ada empat tingkat verifikasi, yakni cek dokumen dan otorisasi tingkat satu yang di-acc oleh kepala seksi; otorisasi tingkat dua yang di-acc oleh kepala bidang; dan verifikasi terakhir oleh kepala dinas melalui pemberian tanda tangan digital.
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, mengatakan E-Regulasi merupakan wujud komitmen Pemkot yang sejalan dengan Jogja Smart City untuk terus berinovasi, khususnya dalam bidang teknologi, sehigga memudahkan akses layanan oleh masyarakat. "Manfaat digitalisasi layanan kesehatan untuk meningkatkan akses pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan efektifitas SDM dan mengurangi biaya pelayanan. Pelayanan klinik dan dokter praktek mandiri merupkan tnggung jawab bersama semua pelaku kesehatan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Dalam rangka memperkuat sinergi yang telah terjalin selama lebih dari satu dekade, THE 1O1 Yogyakarta Tugu resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU)
Korban tewas gempa magnitudo 7,8 di Filipina bertambah menjadi 19 orang. Sebanyak 134 warga terluka dan tujuh lainnya masih dinyatakan hilang.
Persija Jakarta resmi menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala. Simak perjalanan karier, prestasi, dan alasan STY menerima pinangan Macan Kemayoran.
Mereka menawarkan solusi pengentasan kemiskinan dengan memanfaatkan teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan akurasi data sosial
Google menghadirkan Advanced Protection Mode di Android 16 untuk melindungi pengguna dari spyware, phishing, dan ancaman siber. Simak cara mengaktifkannya.