Advertisement
Peternak Andalkan Pakan dari Luar Daerah
Pedagang menurunkan tebon untuk pakan ternak di Desa Semanu, Kecamatan Semanu, Rabu (4/12/2019) - Harian Jogja/Muhammad Nadhir Attamimi
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kemarau panjang membuat peternak dan pedagang pakan ternak di Gunungkidul kesulitan memperoleh pakan. Untuk memperoleh pakan seperti tebon (batang tanaman jagung) sejumlah pedagang harus mendatangkan dari daerah lain seperti dari Klaten, Jawa Tengah.
Supriyadi, 49, pedagang pakan asal Desa Semanu, Kecamatan Semanu, mengaku harus mengambil pakan dari Klaten, Jawa Tengah. "Saat kemarau di Gunungkidul tidak ada petani yang menanam jagung," kata Supriyadi saat ditemui Harian Jogja, Rabu (4/12/2019).
Advertisement
Supriyadi menjelaskan pakan seperti tebon sangat dicari para peternak. Selain harganya tidak terlalu mahal, tebon juga tahan lama. “Untuk satu rit truk tebon dengan jumlah sekitar 4.000 ikat langsung ludes hanya dalam waktu beberapa jam. Satu ikat harganya Rp5.000," kata dia.
Sukirmanto, 52, seorang peternak asal Desa Semanu mengaku mengandalkan pakan ternak yang dibelinya dari para pemasok seperti Supriyadi. Menurutnya, selama kemarau stok pakan miliknya sudah habis. "Saya terpaksa membeli karena stok pakan di ladang sudah habis,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pengamat: RUU Perampasan Aset Ujian Serius Komitmen Antikorupsi
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- SIM Keliling Kulonprogo 14 Februari 2026, Perpanjangan SIM Lebih Prakt
- Prakiraan Cuaca DIY Sabtu 14 Februari 2026: Hujan Ringan di 4 Wilayah
- Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 14 Februari 2026, Dukung Mobilitas Warga
- Jadwal DAMRI Bandara YIA ke Jogja Beroperasi Sabtu 14 Februari 2026
- Bantul Siapkan Rp658,7 Miliar untuk 11 Paket Pengadaan Swakelola 2026
Advertisement
Advertisement







