Gandeng Grab, Sultan Ingin Wujudkan Cyber Province

Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi (kanan) berjabat tangan dengan Sri Sultan HB X dalam penandatanganan kerja sama di Pracimasono, Kompleks Kepatihan, Jumat (13/12). - Ist/Humas Pemda DIY
14 Desember 2019 11:27 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA— Pemda DIY menandatangani kerja sama dengan perusahaan aplikasi terkemuka PT Grab Indonesia di Gedung Pracimasono, Kompleks Kepatihan, Jumat (13/12/2019). Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X kerja sama itu dijalin untuk mewujudkan DIY sebagai cyber province.

Sri Sultan HB X menjelaskan kerja sama yang ditandatangani dengan Grab sebagai bentuk pertukaran, di mana Pemda DIY harus berinvestasi di bidang infrastruktur IT, aplikasi dan penyedia sumber daya manusia, sebaliknya Grab juga berinvestasi di infrastruktur dan aplikasi. Ketika kerja sama itu sudah tersambung secara online, maka alat tersebut tidak hanya untuk hubungan dengan Grab saja tetapi bisa secara luas.

Secara bertahap, lanjut HB X, mau tidak mau, perlu investasi untuk pelaksanaan cyber province karena tuntutan perkembangan dan pertanggungjawaban pemda kepada publik.

”Sebetulnya kerjasama itu hanya salah satu kemungkinan, mengembangkan jaringan. Karena kita memerlukan jaringan tidak investasi sendiri, dengan jaringan itu diperlukan untuk kita bisa kompetitif. Tetapi jaringan itu memungkinkan, kita go international dengan jaringan itu bisa mengabarkan live untuk aktivitas budaya dan lainnya,” ungkapnya seusai penandatanganan, Jumat (13/12/2019).

Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi menyatakan kerja sama dengan Pemda DIY ini dalam rangka pengembangan provinsi cerdas berbasis teknologi informasi dan komunikasi yang menghadirkan solusi guna meningkatkan pelayanan publik serta mendukung pembangunan berkelanjutan.

Antara lain program provinsi cerdas integrated mobility co-creation yaitu untuk pemanfaatan teknologi dan layanan aplikasi untuk memperluas layanan transportasi. Kemudian Sustainable Economy Co-Creation, pemanfaatan layanan aplikasi untuk pertumbuhan ekonomi, Efficiency Co-Creation untuk meningkatkan efisiensi operasional pelaksanaan tugas aparatur sipil negara (ASN).

“Selain itu ada social impact co-creation untuk bidang kesehatan dan pendidikan serta cultural and tourism co-creation untuk meningkatkan kesadaran atas budaya dan kemajuan pariwisata,” jelasnya.

Adapun kerja sama antara Grab dengan BPD DIY berupa pemberian layanan dan kemudahan akses perbankan serta produk bank BPD DIY kepada mitra pengemudi Grab di DIY serta peningkatkan literasi dan inklusi keuangan di wilayah DIY.

“Kami ingin memastikan semua orang apapun latar belakang kondisinya bisa memperoleh manfaat dari era ekonomi digital atau revolusi industri 4.0, semoga kerja sama ini dapat meningkatkan ketrampilan dan menyediakan kesempatan lebih banyak bagi masyarakat DIY dalam menyambut masa depan ekonomi digital,” katanya.