Hujan Turun, Petani Kembali Tanam Bibit Jagung

Sakino, petani asal Dusun Kenis, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, menunjukkan benih jagung yang ditanam yang gagal tumbuh lantaran menghilangnya hujan dan cuaca yang sangat panas, Senin (2/12/2019). - Harian Jogja/Muhammad Nadhir Attamimi
14 Desember 2019 10:47 WIB Muhammad Nadhir Attamimi Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Seakan tak ingin menyia-nyiakan kondisi tanah yang basah oleh air hujan yang mulai turun, sejumlah petani di Desa Playen, Kecamatan Playen, langsung menanam bibit jagung di lahan mereka. Meski hujan belum begitu deras, petani yakin musim penghujan benar-benar mulai turun.

"Kami memanfaatkan air hujan yang turun secara maksimal dengan menanam bibit jagung agar cepat tumbuh," kata Daryono, 48, petani asal Desa Playen saat ditemui di ladang miliknya, Kamis (12/12/2019).

Dengan menggunakan sebatang kayu sepanjang satu meter untuk melubangi tanah, Daryono dan para petani lainnya yang memanfaatkan tanah yang gembur untuk ditanami bibit jagung. Ia mengungkapkan hujan di wilayah mereka belum turun secara baik, sehingga kondisi seperti ini tidak akan mereka lewatkan. "Kalau menunggu hujan turun merata bisa terlalu lama menanam," ujarnya.

Ia dan petani lainnya berharap hujan bisa turun secara merata sesegera mungkin dan membuat bibit yang sudah ditanam sejak beberapa hari lalu bisa segera tumbuh. "Bibit yang kami tanam beberapa waktu lalu mati, kini kami menanam bibit pengganti, semoga bisa tumbuh subur dan hujan bisa segera turun merata," ujarnya.