Densus 88 Terus Memburu Terduga Teroris di Jogja, Satu Orang Ditangkap saat Tengah Berobat

Ilustrasi terorisme - JIBI
20 Desember 2019 21:17 WIB Newswire Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Densus 88 Antiteror terus memburu keberadaan sejumlah terduga teroris di wilayah DIY.

Terbaru, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri kembali menggeledah rumah seorang terduga teroris di Dusun Kutu Wates, Desa Sinduadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Jumat (20/12/2019).

Terduga yang diketahui berinisial PO (57) ditangkap di lokasi yang berbeda saat berada di Puskesmas Mlati saat berobat.

Seorang saksi, Nur Hidayat (39) menerangkan jika penggeledahan sendiri dilakukan sekitar pukul 14.00-18.00 WIB.

"Penggeledahan dilakukan sekitar pukul 14.00 WIB. Jadi saat saya hendak tidur siang, ada dua petugas Polda yang mengetuk rumah saya dan mengajak saya untuk melakukan penggeledahan rumah warga saya. Saat keluar sudah banyak petugas kepolisian berada di rumah orang ini," kata Hidayat yang juga sebagai ketua RW 13, Dusun Kutu Ngemplak, Desa Sinduadi, Kecamatan Mlati, Sleman kepada wartawan.

Hidayat menerangkan saat penggeledahan terduga tak berada di dalam rumah. Hanya saja ada seorang istri dan dua orang anaknya yang berada di rumah tersebut.

"Hanya ada seorang istri dan dua orang anaknya yang berada di dalam rumah. Penangkapannya sendiri dilakukan di lokasi berbeda karena orang ini berada di Puskesmas Kecamatan Mlati. Penangkapannya sendiri saya tak mengetahui pasti, tapi mungkin sebelum salat Jumat," jelas dia.

Selama penggeledahan, Hidayat menyebut jika tim Densus 88 Anti-teror mengamankan sejumlah barang yang diduga berbahaya seperti cairan zat kimia dan beberapa barang elektronik berupa ponsel.

"Ada beberapa yang diamankan petugas saat penggeledahan. Seperti charger Hp, Handie Talkie, stik dari besi, dan ada beberapa cairan apakah itu berbahaya atau tidak saya tidak terlalu paham. Ada sekitar 5-10 botol cairan yang diamankan. Selain itu beberapa buku seperti buku jihad dan Syiah juga diamankan. Selain itu ada paspor yang juga dibawa petugas," jelas dia.

Wadirreskrimum Polda DIY, AKBP Nugrah Trihadi yang berada di lokasi setempat mengungkapkan ada penggeledahan terduga teroris di Dusun Kutu Wates, Desa Sinduadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Namun pihaknya hanya sebatas memback up tim Densus.

"Ya (ada penggeledahan), kami hanya memback-up," jelasnya singkat tanpa memberi keterangan lebih lanjut.

Dari pantauan Suara.com-jaringan Harianjogja.com, penggeladahan dilakukan lebih kurang empat jam. Rumah terduga teroris menjadi satu dengan salah satu Paud yang diketahui milik terduga yang ada di dusun Kutu Wates. Rumah terduga masuk ke dalam gang bersebalahan dengan toko kelontong.

Sumber : Suara.com