Marbot di Sleman Dapat Santunan BPJamsostek Rp42 Juta di Milad DMI
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
Ilustrasi jalan tol. /JIBI-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, JOGJA - Sosialisasi pengadaan jalan tol di wilayah Sleman akan dilanjutkan pada Januari tahun depan. Hingga kini, dari 20 desa yang sudah mendapatkan sosialisasi, baru empat desa yang mendapatkan sosialisasi.
Keempat desa tersebut meliputi Desa Bokoharjo (Prambanan), Selomartani, Tamanmartani, dan Tirtomartani (Kalasan). Dari jumlah tersebut, Tim Persiapan sudah menyampaikan sosialisasi kepada sekitar 795 pemilik bidang tanah dari sekitar 2.906 bidang yang dibutuhkan.
Dengan rincian, Bokoharjo (165 bidang) seluas 80.352 meter persegi, Selomartani (162 bidang) seluas 72.132 meter persegi, Tamanmartani (140 bidang) seluas 82.325 meter persegi dan Tirtomartani (331 bidang) seluas 219.419 meter persegi.
"Untuk Desa Purwomartani kami jadwalkan pada Minggu pertama Januari 2020," kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Totok Wijayanto, Sabtu (21/12/2019).
Hingga kini, lanjut Totok, Tim Persiapan terus menyelesaikan tugas validasi data tanah di keempat desa tersebut. Alasannya, validasi data tanah akan digunakan oleh Tim Persiapan untuk tahapan publik hearing.
"Validasi data menjadi data awal. Saat Penlok turun, revisi data pemilik tanah sudah selesai. Ini yang diperbaiki," katanya.
Dia optimistis, pelaksanaan sosialisasi berjalan lancar sehingga pada antara Agustus hingga Oktober 2020 bisa masuk tahapan pembebasan lahan dan pembayaran ganti untung bagi warga terdampak. Diakuinya, setiap sosialisasi sebagian besar warga mengira materi yang diberikan sudah membahas masalah harga tanah.
"Untuk masalah harga tanah akan diberikan pada tahap sosialisasi berikutnya. Sosialisasi awal ini dilakukan sebelum izin penetapan lokasi (penlok) dikeluarkan," katanya.
Setelah penlok turun, kata Totok, dilanjutkan dengan pematokan dan pengukuran bidang serta inventarisasi untuk pengadaan lahan. Adapun target konstruksi dimulai pada 2021 akhir atau tergantung dari ketersediaan lahan. Sebab pada 2023 nanti, proyek ini diharapkan selesai sehingga pada 2024 bisa digunakan untuk masyarakat.
"2024 kami berharap agar jalan tol ini di Jogja bisa beroperasi," harapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 dari Stasiun Yogyakarta menuju Palur lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Komdigi menyalurkan Starlink ke Nagekeo untuk menjaga konektivitas posko bencana dan fasilitas kesehatan pascagempa NTT.
Prabowo meminta edukasi bahaya karhutla diperkuat hingga masyarakat bawah. Pemerintah juga menyiapkan alat berat untuk buka lahan tanpa membakar.
OMC di kawasan IKN dimulai dengan penyemaian 800 kg garam untuk memicu hujan dan menambah cadangan air di tengah musim kemarau.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 tersedia dari pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap Yogyakarta-Palur di sini.