Berwisata ke Pantai Parangtritis, Waspadai 2 Titik Palung Berbahaya

Tim gabungan pencarian dan penyelamatan mengoperasikan kapal motor tempel untuk mencari korban, Selasa (3/7/2018). - Ist/Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 3 Parangtritis
25 Desember 2019 15:37 WIB Kiki Luqmanul Hakim (ST16) Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) membuat sejumlah destinasi wisata di DIY dipadati pengunjung yang berasal dari luar kota. Demikian pula dengam destinasi wisata Kawasan Pantai Paragtritis, Kretek, Bantul.

Komandan Sarlinmas Pantai Parangtritis Ali Jaka Sutanto mengatakan saat ini pengunjung di Kawasan Parangtritis mencapai 10.000 orang.

Oleh sebab itu pihaknya mengarahakan seluruh 62 personel untuk menjaga kenyamanan para pengunjung. Terlebih saat ini di kawasaan tersebut pihaknya mendapati dua palung yang mampu membahayakan pengunjung.

"Dari kemarin-kemarin itu ada sekitar 10.000 orang yang datang di kawasan pantai, dan juga pihak kami mendapatkan ada dua palung," katanya ketikaa dihubungi Harianjogja.com, pada Rabu (25/12/2019).

Menurutnya palung tersebut terdapat di depan Posko SAR daerah Parangtritis dan juga di kawasan Pantai Watu Bolong dan sudah dua minggu tidak pindah titik.

"Sudah dua minggu ini palungnya tidak pindah, kemungkinan pindah kalau cuaca juga berubah, kalau tidak berubah posisinya akan tetap di situ," jelasnya.

"Kalau untuk cuaca sendiri di kawasan Parangtritis dan sekitarnya memang masih aman untuk dikunjungi, pengunjung pun diperbolehkan untuk berenang," tambahnya.

Untuk menghindari kejadian yang tidak diinginian pihak SAR sendiri telah mengarahkan 10 personel untuk berjaga di setiap titik palung.

Kendati demikian Ali mengimbau untuk para pengunjung tidak terlalu berenang ke tengah pantai dan tetap waspada terhadap keselamatannya.

"Untuk imbauan kami berharap para pengunjung tetap mengindahkan para personel SAR yang berjga, jika ingatkan jangan ke tengah ya tolong diindahkan. Karena hal tersebut juga demi keselamatan para pengunjung," tegasnya.