Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Tim gabungan pencarian dan penyelamatan mengoperasikan kapal motor tempel untuk mencari korban, Selasa (3/7/2018)./Ist-Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 3 Parangtritis
Harianjogja.com, BANTUL - Liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) membuat sejumlah destinasi wisata di DIY dipadati pengunjung yang berasal dari luar kota. Demikian pula dengam destinasi wisata Kawasan Pantai Paragtritis, Kretek, Bantul.
Komandan Sarlinmas Pantai Parangtritis Ali Jaka Sutanto mengatakan saat ini pengunjung di Kawasan Parangtritis mencapai 10.000 orang.
Oleh sebab itu pihaknya mengarahakan seluruh 62 personel untuk menjaga kenyamanan para pengunjung. Terlebih saat ini di kawasaan tersebut pihaknya mendapati dua palung yang mampu membahayakan pengunjung.
"Dari kemarin-kemarin itu ada sekitar 10.000 orang yang datang di kawasan pantai, dan juga pihak kami mendapatkan ada dua palung," katanya ketikaa dihubungi Harianjogja.com, pada Rabu (25/12/2019).
Menurutnya palung tersebut terdapat di depan Posko SAR daerah Parangtritis dan juga di kawasan Pantai Watu Bolong dan sudah dua minggu tidak pindah titik.
"Sudah dua minggu ini palungnya tidak pindah, kemungkinan pindah kalau cuaca juga berubah, kalau tidak berubah posisinya akan tetap di situ," jelasnya.
"Kalau untuk cuaca sendiri di kawasan Parangtritis dan sekitarnya memang masih aman untuk dikunjungi, pengunjung pun diperbolehkan untuk berenang," tambahnya.
Untuk menghindari kejadian yang tidak diinginian pihak SAR sendiri telah mengarahkan 10 personel untuk berjaga di setiap titik palung.
Kendati demikian Ali mengimbau untuk para pengunjung tidak terlalu berenang ke tengah pantai dan tetap waspada terhadap keselamatannya.
"Untuk imbauan kami berharap para pengunjung tetap mengindahkan para personel SAR yang berjga, jika ingatkan jangan ke tengah ya tolong diindahkan. Karena hal tersebut juga demi keselamatan para pengunjung," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Kemlu RI mengecam tindakan Israel terhadap relawan Global Sumud Flotilla 2.0 dan terus mengupayakan pembebasan WNI yang ditangkap.
Talud Sungai Gajah Wong di Bantul ambrol dan mendekati jembatan. DPRD DIY mendesak penanganan darurat sebelum musim hujan tiba.
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.
Polres Ponorogo menggeledah ponpes di Jambon usai pimpinan pesantren jadi tersangka pencabulan santri. Polisi sita sejumlah barang bukti.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.