Jelang Lebaran, Bakul Beringharjo Merana karena Corona
Pasar dan pusat-pusat perbelanjaan di Kota Jogja mulai terlihat ramai jelang Lebaran.
Wisatawan mengunjungi objek wisata Giri Sela Kandha di Desa Wunung, Kecamatan Wonosari, Jumat (6/12/2019)./Dokumen Dinas Pariwisata Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul mendorong hadirnya objek wisata baru di Bumi Handayani sebagai penopang untuk menjawab kebutuhan wisatawan di musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020. Salah satunya objek wisata yang baru saja diperkenalkan yakni Giri Sela Kandha.
Giri Sela Kandha merupakan objek wisata baru yang terletak di Desa Wunung, Kecamatan Wonosari, dan dikelola secara mandiri oleh pihak swasta. Objek wisata ini diresmikan oleh Bupati Gunungkidul, Badingah, Jumat (6/12/2019).
Kepala Dinas Pariwisata (Dinpar) Gunungkidul, Asti Wijayanti, menyatakan objek wisata pantai masih menjadi pilihan favorit bagi para wisatawan. Hal ini memicu kemacetan di seluruh jalur utama menuju pantai. "Dibutuhkan destinasi baru yang mampu membelokkan arah wisatawan untuk tidak langsung ke pantai, sehingga beban jalur di kawasan pantai bisa berkurang," kata Asti kepada Harian Jogja, Minggu (8/12/2019).
Beberapa objek wisata yang bisa menjadi alternatif sebelum ke pantai yakni Gunung Api Purba Nglanggeran, Kalisuci, Gua Pindul, Air Terjun Srigethuk. Kehadiran Giri Sela Kandha di Desa Wunung diharapkan mampu mengisi kebutuhan destinasi wisatawan sebelum ke pantai. "Objek wisata ini digarap dengan konsep yang menarik dan manjanjikan dengan atraksi langka yang tidak ditemui di destinasi lainnya, semoga saat libur Nataru objek wisata ini bisa beroperasi secara optimal," ujarnya.
Kasi Promosi dan Informasi Wisata Dinpar Gunungkidul, Purnomo Sumardamto, mendukung hadirnya objek wisata baru sebagai salah satu alternatif untuk memecah konsentrasi wisatawan yang akan berkunjung ke pantai. "Kami mendorong investor masuk dalam pengembangan pariwisata, tetapi dengan syarat harus melibatkan masyarakat mulai dari perencanaan, pembangunan hingga pengelolaan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pasar dan pusat-pusat perbelanjaan di Kota Jogja mulai terlihat ramai jelang Lebaran.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Program Mas Jos di Tegalpanggung Jogja berhasil menekan volume sampah. Sistem transporter dan bank sampah kini berjalan lebih tertata.
Mobil listrik bekas makin diminati di tengah kenaikan harga BBM. Penjualan mobil diesel bekas justru melambat di pasar otomotif domestik.
Demo ojol Jogja hari ini berpotensi memicu kemacetan di Malioboro, Tugu, dan Ringroad Utara Sleman. Simak rute lengkap aksi damai driver online.
Jadwal SIM keliling Bantul Mei 2026 dibuka di Manding, Gilangharjo, dan Wukirsari. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.