KERANGKA DALAM SEPTIC TANK: Polisi Ungkap Penyebab Suami Ayu Shelisha Bunuh Diri

Makam Ayu Selisa sosok yang diduga kerangka yang ditemukan di resapan septik tank di Bangunjiwo, Bantul beberapa waktu lalu.-Suara.com - Muhammad Ilham Baktora
30 Desember 2019 19:37 WIB Newswire Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Kasus penemuan kerangka manusia di bangunjiwo, Kasihan, Bantul masih menyisakan tek-teki ada tidaknya keterkaitan antara kematian Ayu Shelisha dan suaminya Edi Susanto.

Polisi tengah mendalami keterkaitan antara aksi bunuh diri Edi Susanto dengan kematian istrinya, Ayu Shelisha yang kerangkanya ditemukan dalam septic tank. Hasil penyelidikan sementara, polisi menyebut Edi nekat bunuh diri karena depresi.

"Jadi kemudian yang bersangkutan (Edi) meninggal, baru (setelahnya) ditemukan itu (Shelisha). Kebetulan saja, tidak ada faktor yang lain, belum ada keterkaitannya," jelas Kapolres Bantul AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono saat ditemui di Mapolres Bantul, Senin (30/12/2019).

Wachyu mengungkap Edi telah berkali-kali mencoba bunuh diri.

"Jadi Edi ini sebenarnya sudah mencoba bunuh diri kurang lebih tiga kali. Dan ini (gantung diri Edi 11 November 2019), dari informasi yang didapat bahwa dia ini ada depresi karena ditinggal pergi istrinya, Ayu Shelisha," terangnya.

Wachyu menjelaskan terungkapnya kerangka Shelisha di dalam septic tank awalnya berdasar pada firasat dari mimpi ibu Shelisha yang berlanjut pada laporan polisi. Polisi kemudian menindaklanjuti laporan tersebut.

"Terungkapnya (penemuan kerangka Shelisha) dari semacam mimpi (ibu Shelisha), kemudian lapor polisi dan ditindaklanjuti. Setelah ditindaklanjuti, ternyata di dalam septic tank ada kerangka manusia (Shelisha)," ucapnya.

Sumber : Detiknews.com