14 Ayam di Cangkringan Mati Tersambar Petir

Kejadian angin kencang terjadi di Kecamatan Cangkringan tepatnya di Ngentak RT 4 RW 28 Wukirsari, Cangkringan sebuah rumpun bambu petung menimpa rumah Warga, Selasa (31/12/2019). - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
01 Januari 2020 01:17 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-- BPBD Sleman menyatakan hujan lebat disertai petir dan angin kencang terjadi di empat titik dari 3 kecamatan. Bahkan, kejadian petir menyambar di Huntap Plosokerep, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman mengakibatkan sejumlah rumah warga rusak dan membunuh sebanyak 14 ekor ayam kampung.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Makwan, melaporkan berdasarkan situation report Pusdalops BPBD kabupaten Sleman yang dilakukan pada pukul 20.20 WIB, kejadian angin kencang terjadi di Kecamatan Cangkringan tepatnya di Ngentak RT 4 RW 28 Wukirsari, Cangkringan sebuah rumpun bambu petung menimpa rumah warga.

Sedangkan, di Kecamatan Ngemplak tepatnya di Komplek Pasar Kejambonlor, RT 3 RW 13 Sindumartani, Ngemplak, Sleman, pohon tumbang menimpa atap parkiran pasar dan jaringan listrik, batang pohon juga menghambat sebagian aliran air di sungai Gereng.

"Pohon yang menimpa jaringan sudah terkondisi dan pohon yang di sungai akan dikondisikan oleh pemiliknya," lapor Makwan, Selasa (31/12/2019).

Adapun di Kecamatan Gamping tepatnya di Dusun Nyamplung Lor, Balecatur, Gamping sebuahPohon jati menimpa rumah warga.

Tidak hanya pohon tumbang, petir juga membuat sejumlah rumah warga mengalami kerusakan tepatnya di hunian tetap (Huntap) Plosokerep, Umbulharjo, Cangkringan.

Petir juga menyambar jaringan PLN dan berdampak ke jaringan listrik di beberapa rumah warga di hunian tetap (Huntap) Plosokerep, Umbulharjo, Cangkringan yang pada akhirnya rusak atau padam.

Tidak hanya rumah warga, petir juga menyambar kandang ayam. "Sejumlah 14 ekor ayam kampung mati. Proses perbaikan masih dilakukan oleh PLN Kalasan," tutup Makwan.