Baru Diterima, Motor Koperasi Baru di Wonogiri Nyungsep ke Sawah
Motor roda tiga KDKMP Desa Sukoharjo Wonogiri masuk sawah usai distribusi. Diduga pengemudi belum mahir, kerusakan ringan.
Ilustrasi. /Antaranews-Ridwan Triatmodjo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Kematian seorang janda di Gunungkidul lantaran diduga dibunuh menyisakan kesedihan, lantaran korban meninggalkan anak.
Keluarga Paniyati (51), janda yang ditemukan tewas dengan luka bacok di Bukit Batur Agung, Kecamatan Karangmojo, Gunungkidul berharap polisi segera mengungkap kasus tersebut. Mereka meminta polisi segera mengungkap serta menangkap pelaku pembunuhan yang mengakibatkan janda tiga anak ini meninggal.
“Kami harap polisi segera menyelesaikannya,” kata kakak Ipar Paniyati, Suratno, Kamis (2/1/2020).
Sejak Paniyati ditemukan meninggal pada Selasa (31/12/2019) malam, keluarga belum mendapat kepastian informasi tentang peristiwa tersebut. Mereka mengaku hanya bisa menunggu proses penyelidikan yang dilakukan oleh polisi.
Tapi keluarga mengaku tidak pernah tahu sampai di mana proses penyelidikan. Termasuk tentang dugaan pelaku pembunuhan.
“Dari pihak keluarga masih menunggu prosesnya sampai di mana,” tuturnya.
Suasana duka masih menyelimuti keluarga Paniyati yang tinggal di Pedukuhan Sunggingan, Desa Umbulrejo, Kecamatan Ponjong, Gunungkidul. Keluarga dan kerabat masih belum percaya Paniyati tewas dengan penuh luka bacokan.
Keluarga mengatakan Paniyati selama ini dikenal sebagai seorang ibu yang bertanggung jawab kepada tiga anaknya yang diasuh sendirian. Setelah suaminya meninggal dunia, dia berusaha memenuhi kebutuhan keluarga sebagai petani.
Sebelumnya, pada Selasa (31/12/2019) malam warga Desa Umbulrejo geger dengan penemuan Paniyati dalam kondisi meninggal dunia dengan penuh luka sabetan benda tajam. Disamping korban terdapat ketua RT Suratmin yang juga mengalami luka benda tajam.
“Kalau Suratmin merupakan pelaku, saya kira keluarganya akan minta maaf dan kami juga memaafkan. Tapi Suratmin juga ditemukan dengan kondisi penuh luka. Kami masih menunggu hasil penyelidikan polisi,” ujarnya.
Hingga kini kasus tersebut masih dalam penyelidikan kepolisian. “Kami masih lakukan penyelidikan dan belum bisa memberikan informasi detail. Kami akan segera gelar perkara,” terang Kapolres Gunungkidul, AKBP Agus Setiawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : iNews.id
Motor roda tiga KDKMP Desa Sukoharjo Wonogiri masuk sawah usai distribusi. Diduga pengemudi belum mahir, kerusakan ringan.
Komnas HAM mendorong pengusutan tuntas kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Jogja. Polisi buka peluang tersangka bertambah.
Kemkomdigi memblokir 3,45 juta situs judi online sejak Oktober 2024. Perputaran dana judol 2025 tercatat Rp286 triliun.
Pratama Arhan memperkenalkan Inka Andestha sebagai kekasih barunya lewat unggahan romantis di Instagram usai resmi bercerai dari Azizah Salsha.
Sony resmi membawa PS5 Pro ke Indonesia mulai 20 Mei 2026 dengan harga Rp15,499 juta. Ini spesifikasi, fitur AI, dan peningkatannya.
Libur panjang mendongkrak wisata Bantul. Sebanyak 35.011 wisatawan berkunjung dengan retribusi mencapai Rp506,3 juta.