Kali Buntung di Kota Jogja Butuh Penanganan Segera

Ilustrasi. - Solopos/Nicolous Irawan
06 Januari 2020 20:37 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Komisi A DPRD DIY merekomendasikan penanganan secepatnya terkait sampah dan kondisi fisik talut di Kali Buntung, Kelurahan Bumijo, Jetis, Kota Jogja. Mengingat saat ini memasuki musim hujan, kawasan itu berpotensi menjadi titik terdampak bencana hidrometeorologi.

Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto menjelaskan persoalan paling krusial yang ia temukan dalam kunjungannya adalah alur Kali Buntung terganggu akibat longsor di bawah jembatan. Selain itu masih banyaknya sampah di kawasan tersebut. Masyarakat berharap adanya perbaikan longsoran agar aliran sungai menjadi lancar.

"Kami melihat ada rumah-rumah yang di pintu masuk diberi bangunan di depan pintu sekitar setengah meter, untuk menghalangi agar air tidak masuk ketika meluap, artinya ada persoalan banjir di sana akibat air tidak terkendali," ungkapnya di DPRD DIY usai melakukan kunjungan, Senin (6/1/2020).

Oleh karena itu, Komisi A DPRD DIY merekomendasikan kepada BPBD DIY dan Kota Jogja untuk segera melakukan tindaklanjut bersama stakeholder terkait guna membersihkan sampah di kawasan Kali Buntung. Serta melakukan kajian teknis untuk melakukan perbaikan longsoran dalam waktu yang cepat.

"Kami memberikan komitmen dukungan penganggaran untuk menyelesaikan persoalan Kali Buntung ini, baik apakah talut diperbaiki atau sungai dibersihkan, prinsipnya kami mendukung," katanya.

Eko berharap Wali Kota Jogja dalam hal ini Haryadi Suyuti segera melakukan upaya tindaklanjut terkait kondisi Kali Buntung. Agar di kemudian hari tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat sekitar aliran sungai.

"Pak Wali Kota [Jogja] harus bekerja keras, untuk memastikan sungai yang ada di Kota Jogja bersih dari sampah. Karena kami melihat sampahnya cukup menganggu aliran air, dan berdampak tidak baik pada kesehatan. Sehingga Wali Kota tidak boleh diam saja kami harapkan harus melakukan kegiatan membersihkan sampah," ucap Eko di hadapan wartawan.