Kader Maju lewat Jalur Independen, DPD Nasdem Gunungkidul Legowo

Ilustrasi Pilkada
06 Januari 2020 23:07 WIB Muhammad Nadhir Attamimi Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Anggota DPRD Gunungkidul dari Fraksi Nasdem, Anton Supriyadi, dikabarkan siap maju sebagai bakal calon kepala daerah melalui jalur independen. DPD Nasdem Gunungkidul pun legowo apabila salah satu kadernya maju dalam pertarungan Pilkada 2020.

Ketua DPD Nasdem Gunungkidul, Suparjo, mengatakan jajarannya belum menanyakan langsung kepada Anton Supriyadi berkaitan dengan niatan maju sebagai calon bupati dari jalur perseorangan. Meski demikian, ia mengaku sudah mendapatkan informasi itu. “Kalau mau maju silakan, partai tidak akan menghalangi,” katanya kepada wartawan, Senin (6/1/2019).

Meski demikian, lanjut Suparjo, ada aturan partai yang harus ditaati apabila yang bersangkutan benar-benar maju sebagai calon independen. Jika maju maka Anton Supriyadi bukan lagi kader partai sehingga akan berdampak terhadap statusnya sebagai anggota DPRD Gunungkidul. “Kalau sudah tidak kader, maka akan diganti dengan proses pergantian antarwaktu [PAW]. Tapi hingga detik ini Anton masih kader Partai Nasdem,” tuturnya.

Anton Supriyadi saat dikonfirmasi membenarkan niatannya untuk maju sebagai calon bupati dari jalur independen. Untuk itu, ia sudah menggandeng mantan Kepala Desa Siraman, Kecamatan Wonosari, Suparno, sebagai bakal calon wakil bupati. “Saya siap,” katanya.

Menurut dia, untuk saat ini masih proses mencari dukungan dengan mengumpulkan KTP dari masyarakat. “Masih dalam proses dan ini terus mencari dukungan,” katanya.

Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani, mengatakan sudah ada tiga pasangan yang berniat untuk maju melalui jalur nonpartai. Tiga pasangan ini berasal dari berbagai latar belakang mulai dari politisi, mantan kepala desa hingga pengusaha.

Menurut dia, untuk bisa mendaftar pasangan dari jalur perseorangan harus menyerahkan surat mandat yang memuat informasi data diri bakal calon ke KPU. Surat ini dibutuhkan untuk mendapatkan user name dan password aplikasi sistem pencalonan (Silon).

Hani menuturkan sesuai dengan daftar yang menyerahkan surat mandat ke KPU, tiga pasangan ini antara lain Suroto-Sri Rahayu; Anton Supriyadi-Suparno dan Budi Oetomo Prasetyo-Sri Mulyani. “Untuk bisa maju, pasangan dari jalur perseorangan harus mengumpulkan dukungan sebanyak 45.443 KTP yang tersebar di sepuluh kecamatan di Gunungkidul,” katanya.