Advertisement
Jaringan Air PDAM di Sleman Terancam Terkena Proyek Tol Jogja
Ilustrasi jalan tol. - JIBI/M. Ferri Setiawan
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN- Proses sosialisasi pengadaan tanah untuk pembangunan jalan tol kepada warga terdampak terus dilakukan. Hanya saja, sampai saat ini PDAM Sleman mengaku belum mendapatkan informasi terkait titik lokasi pembangunan jalan tol.
Kondisi tersebut, lanjut Direktur PDAM Sleman Dewi Nurwata bisa mengancam jaringan air PDAM Sleman baik yang ada di wilayah perdesaan maupun perkotaan. Perusahaan pelat merah tersebut berharap pembangunan jalan tol tidak berdampak pada jaringan air bersih milik PDAM. "Sampai saat ini kami belum mendapatkan informasi resmi titik lokasi pembangunan jalan tol di mana saja?," katanya, Jumat (10/1/2020).
Advertisement
Dijelaskan Dwi, informasi titik-titik lokasi pembangunan jalan tol tersebut dinilai penting untuk mengamankan jaringan dan distribusi air kepada pelanggan. Saat ini jumlah pelanggan perusahaan air minum tersebut mencapai 37.147 sambungan.
"Jika kami mengetahui lebih awal titik-titik lokasi pembangunan jalan tol, tentu kami akan lakukan antisipasi sejak dini. Jangan sampai distribusi air kepada pelanggan bisa terganggu," katanya.
BACA JUGA
Menurutnya, jaringan air bersih milik PDAM membentang hampir di semua wilayah, baik pedesaan maupun perkotaan. Termasuk di sekitar selokan Mataram dan juga ring road. Jika jaringan air PDAM terkena proyek strategis tersebut, maka pihaknya akan segera menyiapkan langkah strategis untuk menyelamatkan jaringan air bagi pelanggan.
"Ini juga terkait juga dengan kesiapan biaya operasional, misalnya, untuk memindahkan jaringan agar tidak terkena proyek tol. Bagaimanapun butuh waktu untuk memindahkan atau membangun jaringan air baru," katanya.
Saat ini, PDAM Sleman memanfaatkan sejumlah sumber air seperti umbul wadon di Cangkringan dan beberapa titik sumur dalam untuk memenuhi kebutuhan air bersih pelanggan. Kerusakan jaringan air bersih, kata Dwi juga sering kali terjadi akibat proses perbaikan jalan dan saluran air hujan. "Kami berharap agar segera ada komunikasi terkait titik lokasi pembangunan jalan tol agar kami bisa bisa menyiapkan antisipasinya," kata Dwi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Bocah 9 Tahun Meninggal Dunia Akibat Ledakan Petasan di Semarang
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Prakiraan Cuaca Hari Ini: Hujan Dominasi Seluruh Kabupaten di DIY
- KA Prameks Kutoarjo Jogja Operasikan Empat Perjalanan pada Jumat
- Kampanye Keselamatan, Komisi A DPRD DIY Ajak Pemudik Cek Kendaraan
- Jemaah Salat Id di Masjid Gedhe Meluber hingga Sekitar Alun-Alun
- Salat Id di Gumuk Pasir Bantul, Umat Muslim Diajak Pererat Persatuan
Advertisement
Advertisement








