Sering Ugal-ugalan, Agus Disidang Rekan Sesama Sopir Jurusan Jogja-Wates

Sejumlah polisi berjaga di aksi mogok sopir di simpang tiga Kenteng, Kapanewon Sentolo, Rabu (16/1/2020) pagi. - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
16 Januari 2020 14:37 WIB Newswire Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Aksi mogok dilakukan sejumlah awak bus jurusan Jogja-Wates, di simpang tiga Kenteng, Kapanewon Sentolo, Rabu (16/1/2020) pagi. Hal itu dipicu ulah salah satu oknum sopir yang kerap memacu kendaraan secara ugal-ugalan sehingga membahayakan bus lain.

Salah satu sopir angkutan, Martoyanto, mengatakan oknum tersebut bernama Agus Nur Cahyo. Selama di jalanan Agus yang baru tiga bulan menjadi awak angkutan itu seenaknya menyalip sesama bus Jogja-Wates dengan cara serampangan. Ketika diingatkan, Agus justru melontarkan kata-kata kasar bernada ancaman.

“Sebenarnya kami sudah memberikan pemahaman, tapi tetap tidak bisa malah yang bersangkutan sering mengancam,” ujar Martoyanto di sela-sela aksi.

Ulah Agus membuat para sopir geram. Sehingga mereka melakukan aksi mogok di simpang tiga Kenteng atau biasa disebut pertigaan Tugu Pensil sekitar pukil 8.30 WIB. Aksi ini sekaligus menunggu kedatangan Agus yang kerap mangkal di kawasan tersebut. Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sejumlah personil kepolisian berjaga mengamankan aksi.

Tak berselang, Agus datang ke lokasi. Pria asal Jogja ini lantas diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya dan meminta maaf kepada sesama awak angkutan. “Atas ulah saya, mohon dimaafkan, ke depan tidak akan saya ulangi lagi," ucap Agus yang juga disaksikan jajaran polisi yang selain bertindak sebagai pengaman, tapi juga sekaligus mediator.

Kanit Binmas Polsek Sentolo, AKP Hariyantama yang hadir dalam mediasi itu menyatakan permasalahan suda selesai setelah Agus membuat surat pernyataan bermaterai. Adapun dari informasi yang ia peroleh, permasalahan ini muncul karena kondisi penumpang yang sepi. Akibatbya terjadi persaingan sengit antar sesama awak angkutan.