Kuota LPG 3 Kg Turun Jadi 8 Juta Ton, Ini Energi Penggantinya
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
Kraton Jogja./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA--Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) II diusulkan agar diberi helar pahlawan nasional.
Muncul petisi online di change.org yang mendorong agar Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) II dianugerahi gelar pahlawan nasional. Petisi itu dibuat Fajar Poetranto dan menyertakan nama Ketua KB Trah HB II, RAy Leginingsih Redjosudirdjo.
"Mohon doa dan dukungan masyarakat Indonesia, masyarakat Yogyakarta, Sultan Hamengku Buwono II dapat dianugerahi sebagai pahlawan nasional RI," tulis Fajar dalam petisi sebagaimana dilihat detikcom-jaringan Harianjogja.com, Jumat (17/1/2020).
Dalam petisi itu, Fajar menuliskan Sultan HB II lahir di lereng Gunung Sindoro pada 7 Maret 1750 dari permaisuri kedua Sri Sultan HB I.
"Diberi nama kecil Raden Mas (RM) Sundoro. Masa kecilnya dilalui bersama ibunda, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Kadipaten, di wilayah pengungsian akibat perang melawan VOC. Situasi tersebut kelak membentuk karakter yang keras pada diri Sri Sultan Hamengku Buwono II," tulis Fajar.
Fajar mencantumkan uraian sejarah panjang perlawanan Sri Sultan HB II melawan VOC demi melindungi Keraton Yogyakarta.
"Beliau berupaya menggagalkan pembangunan Benteng Rustenburg inisiatif Komisaris Nicholas Hartingh sejak tahun 1765 dengan cara mengerahkan pekerja dari keraton untuk membangun tembok baluwarti mengelilingi alun-alun utara dan selatan. Tak lupa, untuk meningkatkan pertahanan, sebanyak 13 meriam ditempatkan di bagian depan keraton menghadap ke arah benteng Belanda tersebut," urainya.
Hingga pukul 19.15 WIB petisi tersebut baru ditandatangani 58 orang. Lantas, apa kata kerabat Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat mengenai petisi itu?
"Kraton dalam hal ini tidak ikut-ikut, sebagai lembaga nggak pernah mengusulkan," jelas Penghageng Tepas Dwarapura Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, KRT Jatiningrat, saat dimintai konfirmasi.
Romo Tirun, demikian Jatiningrat akrab disapa, tak heran dengan munculnya petisi tersebut. Ia menduga petisi itu dibuat oleh trah Sultan HB II, sebab mereka telah lama mengupayakan agar Sultan HB II dianugerahi gelar pahlawan nasional.
"Tapi kan yang namanya (penganugerahan) pahlawan masih harus dipertimbangkan macam-macam. Bagaimana (kontribusi) ke dalamnya, bagaimana keluarnya. Untuk ke dalam dan untuk ke luar itu harus terlihat dan harus transparan," tuturnya.
"Jadi mengenai masalah penegakan kemanusiaan (si tokoh) bagaimana dan sebagainya itu semestinya juga harus terlihat. Kalau Sultan ke-IX jelas perananya untuk negara dan ke masyarakat itu jelas. Itu orang tahu semua," sambungnya.
Sejauh ini, Romo Tirun bilang belum ada pembicaraan di internal Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat mengenai pengajuan nama Sultan HB II sebagai pahlawan nasional. Ia kembali memastikan bahwa internal Keraton tak tahu menahu mengenai petisi itu.
"Oh (Keraton) nggak (terlibat petisi), tidak akan mempengaruhi apa-apa. (Keraton) sebagai lembaga ya. Wong itu saja sudah sangat dihormati kok, nggak usah (bergelar) pahlawan sebetulnya (tidak masalah)," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Detik.com
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
Masyarakat dapat memanfaatkan sejumlah lokasi pelayanan untuk memperpanjang SIM A dan SIM C sebelum masa berlaku berakhir.
Cek jadwal SIM Keliling dan SIM Corner Jogja 12 Oktober 2026, lengkap dengan lokasi pelayanan, jam operasional, dan syarat perpanjangan SIM.
Menhub Dudy Purwagandhi menyebut revisi UU LLAJ akan mengatur transportasi online, termasuk ojol, dengan target rampung pada 2026.
Nathan Tjoe-A-On bermain 81 menit saat Willem II kalah 1-3 dari Utrecht di Liga Belanda. Simak pencapaian statistiknya dan posisi klasemen.
Dokter mengingatkan pentingnya masker, vaksinasi, dan kebersihan tangan untuk mengurangi risiko penularan influenza A serta mencegah komplikasi.