Pengusaha Baju Muslim di Bantul Raup Omzet Rp1 Miliar dalam Sebulan
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Ilustrasi perangkat desa./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Kepala Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Bantul, Wahyu Widodo, dilaporkan ke polisi oleh pegawainya sendiri terkait dengan dugaan perkara pencemaran nama baik. Saat ini kasus tersebut dalam penyelidikan polisi, bahkan Wahyu Widodo sudah dipanggil dan dimintai keterangan oleh penyidik.
Pegawai yang melaporkan Wahyu adalah Sulistiantoro yang menjabat sebagai Kepala Urusan (Kaur) Perencanaan Desa Srigading.
Kuasa Hukum Sulistiantoro, Sunu Yulimawan mengatakan kasus tersebut terjadi sekitar pertengahan tahun lalu. Saat itu kepala desa membuat status di aplikasi Whatsapp bahwa dirinya akan membersihkan sampah di balai desa.
Sampah yang akan dibersihkan dari balai desa tersebut beratnya mencapai 90 kilogram dan jenis sampahnya, kata Suni, adalah “sampah Jawa tulen, bukan londo atau bule”. Status tersebut menjadi pembicaraan di kalangan pamong desa.
Dalam rapat bersama yang dihadiri sekitar 25 orang pamong desa pada 19 September 2019, Sulistiantoro memberanikan diri menanyakan ihwal sampah yang dimaksud Kepala Desa.
“Saat dikonfirmasi, terlapor [Wahyu Widodo] menjawab sampah yang dimaksud adalah kliennya dengan isyarat penunjukan tangan ke arah kliennya,” kata Sunu, saat memberi keterangan kepada wartawan di salah satu rumah makan di Jalan Dr.Wahidin Sudiro Husodo, Jumat (17/1/2020).
Menurut Sunu pernyataan kepala desa tersebut membuat Sulistiantoro dilecehkan dan dicemarkan nama baiknya, terlebih kata-kata sampah tersebut diucapkan di dalam forum yang dihadiri sekitar 25 pamong desa. Sulistiantoro pun memutuskan untuk melaporkan kepala desa tersebut ke Polres Bantul pada 1 Oktober lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Harga emas Pegadaian hari ini Kamis 21 Mei 2026 turun. Emas Antam jadi Rp2,862 juta, UBS Rp2,797 juta, dan Galeri24 Rp2,756 juta.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Imigrasi Sulsel menemukan WNA asal Filipina dan Malaysia memakai KTP Indonesia untuk mengurus paspor RI di sejumlah daerah.
Prabowo Subianto menegaskan pemerintah siap memakai radar dan satelit untuk melacak aset ilegal serta memburu koruptor hingga bungker bawah tanah.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Kamis 21 Mei 2026 melayani rute Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 serta konektivitas antarmoda.