Siap Bantu Tangani Bencana, PKS DIY Siagakan 250 Sukarelawan

Pelatihan penanganan bencana diikuti sukarelawan PKS DIY untuk kesiapsiagaan bencana di DPW PKS DIY, Sabtu (18/1/2020). - Harian Jogja/Sunartono
19 Januari 2020 20:47 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DIY menyiapkan sebanyak 250 sukarelawan yang siap diterjunkan untuk membantu menangani bencana di wilayah DIY. Sukarelawan ini terdiri dari tim search and rescue (SAR) untuk keperluan evakuasi hingga tim medis.

Ketua DPW PKS DIY Darul Falah mengaku menyiagakan sebanyak 250 personel sukarelawan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana di wilayah DIY. Jumlah itu berasal dari masing-masing sukarelawan dari kabupaten dan kota di DIY sebanyak 50 orang.

Siaga personel itu sebagai respons berbagai informasi dari BMKG terkait cuaca yang terjadi akhir-akhir ini. “Kami sudah memberikan pembekalan, pelatihan-pelatihan kesiapsiagaan bencana, harapannya mereka ini juga menularkan kepada simpatisan di setiap kecamatan,” ungkapnya di sela-sela Apel Siaga Bencana, di Kantor DPW PKS DIY, Sabtu (18/1/2020).

Dia mengatakan 250 personel yang disiapkan itu memiliki kualifikasi khusus di bidang SAR untuk melakukan evakuasi dan memberikan pertolongan. Dalam apel siaga tersebut para relawan diberikan pelatihan sekaligus melakukan koordinasi setiap sukarelawan agar lebih cepat dalam memberikan respons ketika terjadi bencana.

Dalam menangani bencana pihaknya tentu akan berkoordinasi dengan pemerintah maupun pihak terkait. “Karena prinsipnya semua kader PKS adalah sukarelawan jadi siap memberikan bantuan, tetapi yang 250 orang kami siapkan ini memiliki kualifikasi khusus,” ucapnya.

Pihaknya menyiapkan tim kesehatan yang terdiri dari dokter serta tenaga medis lainnya yang sewaktu-waktu juga siap untuk diterjunkan. “Kalau tim kesehatan sudah biasa [diterjunkan], ada dokter, apoteker, ahli gizi, kami siap,” ujarnya.

Saat ini DPW PKS DIY juga menyiapkan tim untuk membantu melakukan sosialisasi kepada masyarakat di Gunungkidul terkait dengan adanya antraks. Secara khusus memang tim belum diterjunkan, melainkan dalam waktu dekat ini akan dilakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat yang dilakukan sukarelawan di lingkungannya. Ia meyakini pemerintah sudah bergerak cepat untuk menangani persoalan tersebut.

Ketua DPP PKS Bidang Pembinaan dan Pengembangan Luar Negeri Sukamta mengatakan sebanyak 250 sukarelawan yang disiagakan di DIY merupakan bagian dari tim sukarelawan PKS di seluruh Indonesia. Pelatihan diberikan rutin kepada sukarelawan agar kesiapsiagaan terjaga dan pemahaman penanganan bencana meningkat.

Meski pun di awal musim hujan saat ini DIY tidak terlalu banyak bencana yang berbeda dengan tahun sebelumnya, kata dia, namun sukarelawan tetap disiagakan. “Dari sisi peralatan, kami juga sudah lengkap, termasuk satu perahu karet baru yang bisa dimanfaatkan untuk penanganan bencana banjir,” ucap dia.