Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Kawsan Titik Nol Kilometer dipenuhi wisatawan beberapa waktu lalu/Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA-Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jogja harus kucing-kucingan dengan pedagang yang nekat beroperasi di titik terlarang kawasan Malioboro selama Januari. Keberadaan Jogoboro sebagai petugas keamanan Malioboro akan kembali aktif pada Februari 2020 mendatang.
Kepala UPT Malioboro Ekwanto menjelaskan saat ini masih dalam proses pengadaan tenaga Jogoboro yang ditarget selesai pada Jumat (31/1/2020) mendatang. Jogoboro tahun ini jumlahnya tidak berubah dari tahun sebelumnya, yaitu 110 personel yang dibagi dalam tiga termin waktu kerja, yang masing-masing sebanyak 30 hingga 40 orang. “Jogoboro definitif akan langsung beroperasi pada Sabtu [1 Februari 2020]. Selama menunggu Jogoboro definitif, ketertiban Malioboro dijaga Satpol PP sebulan penuh,” katanya, Senin (27/1/2020).
Ia mengungkapkan meski digantikan Satpol PP, namun pelanggaran ketertiban seperti pedagang liar sering ditemukan. Mereka sering kucing-kucingan dengan petugas. Saat tidak tidak berada di kawasan Malioboro para pedagang biasanya akan kembali berjualan di lokasi terlarang. Titik paling banyak bermunculan pedagang liar, kata dia, antara lain di sekitar Pasar Beringharjo hingga Titik Nol Kilometer. “Kadang ditinggal salat saja bisa muncul lagi,” jelasnya.
Kepala Satpol PP Kota Jogja Agus Windarto mengatakan penertiban secara inten dilakukan di kawasan Malioboro selama Januari 2020, meski selalu kucing-kucingan dengan para pedagang liar. Ia mengakui saat ditinggal pergi, para pedagang liar itu banyak yang muncul lagi. “Namun tetap kami tertibkan dan tindak sesuai hukum,” ujarnya.
Ia mengerahkan semua anggotanya yang akan beroperasi minimal dua kali sehari untuk melakukan penertiban. Tempat sasaran operasi ini tidak hanya Malioboro, tapi juga fasilitas publik lain seperti Jalan Suroto dan Jalur Pedesterian Jalan Sudirman. Dari operasi intens ini, kata dia, sudah banyak yang terjerat terutama pedagang liar, baik yang memakai gerobak maupun asongan. Mereka langsung dikenakan sanksi tipiring (tindak pidana ringan) tanpa negiosiasi, karena para pedagang sebenarnya sudah tahu kalau di lokasi itu dilarang berjualan, tapi masih nekat. Keberadaan pedagang liar ini meningkat saat menjelang liburan, seperti hari Jumat, Sabtu dan Minggu.
Untuk pemantauan di sekitar Pasar Beringharjo Satpol PP juga bekerja sama dengan petugas keamanan Pasar Beringharjo. Selain pedagang liar, pihaknya juga menertibkan pelanggaran lainnya seperti becak yang parkir di badan jalan, bukan di cekungan yang sudah disediakan. “Namun penindakan pada becak sifatnya masih berupa teguran,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY Senin 5 Oktober 2026 tersedia di Prambanan, JCM, dan Ramai Mall. Simak lokasi, jam layanan, dan syaratnya.
Sports tourism Indonesia dinilai punya potensi besar, didukung event internasional dan perubahan gaya hidup masyarakat.
Produksi mobil Indonesia mencapai 859.256 unit hingga Agustus 2026. BYD dan Jaecoo masuk 10 besar produsen dengan produksi terbesar.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 5 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Bapanas memastikan stok beras premium dan medium di pasar tradisional tersedia. Harga beras premium tercatat Rp14.200 per kg.