Tahun Ini, Kulonprogo Akan Renovasi 31 Gedung Sekolah

Ilustrasi gedung sekolah yang rusak - JIBI
30 Januari 2020 23:27 WIB Lajeng Padmaratri Kulonprogo Share :

Harianjogja,com, KULONPROGO—Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kulonprogo pada tahun ini akan merenovasi 31 gedung sekolah yang terdiri dari 12 sekolah dasar dan 19 sekolah menengah pertama.

Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo Suharyono menuturkan ke-12 sekolah itu tersebar di seluruh kapanewon di Kulonprogo. Belasan sekolah itu kondisinya rusak sedang.

“Kondisi sekolah itu semuanya rusak sedang, tidak ada yang rusak berat.  Kalau rusak ringan biasanya sudah diperbaiki masing-masing sekolah,” ungkapnya, Kamis (30/1). Untuk merehabilitasi 12 sekolah ini Disdikpora menggunakan dana alokasi khusus (DAK) dari anggaran pendapatan belanja negara sedangkan untuk pembangunan fisik sebesar Rp3,155 miliar.

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Disdikpora Kulonprogo Jujur Santosa menuturkan rehabilitasi untuk 19 SMP menyasar kondisi sekolah dengan kerusakan sedang dan berat. Beberapa sekolah ada yang merehabilitiasi ruangan maupun membangun ruangan baru.

Pembangunan ruangan baru antara lain ada di SMP IT Ibnu Masud yang membuat laboratorium dan perpustakaan di SMP Negeri 2 Nanggulan.

Serupa dengan renovasi SD, Jujur menuturkan rehabilitasi SMP juga akan menggunakan DAK dari APBN sebesar Rp8 miliar. “Anggaran ini sekaligus untuk pengadaan peralatan komputer dan alat peraga,” ujarnya.

Kepala Seksi Kelembagaan dan Sarpras SMP Disdikpora Kulonprogo Eko Suratman meminta sekolah untuk mengajukan proposal permohonan rehabilitasi jika mendapati ada kerusakan pada bangunan sekolah. Proposal itu bisa diajukan ke Disdikpora Kulonprogo dengan memahami prosedur yang berlaku.

“Sering ada kesalahpahaman di warga katanya belum direspons padahal respons kami [Disdikpora] baru menampung dulu kemudian diusulkan ke Pusat,” ucapnya.