Profil Letkol Pnb Oliv Rizando, Pilot Debut Rafale HUT RI ke-81
Profil Letkol Pnb Oliv Rizando, penerbang TNI AU yang memimpin aksi udara Rafale dalam peringatan HUT RI ke-81 pada 17 Agustus 2026.
Kegiatan FGD hasil cultural mapping Kampung Alun-Alun, Purbayan, Kotagede. /Ist- Dok Purbayan.
Harianjogja.com, JOGJA— Kelurahan Purbayan Kotagede, Kota Jogja melakukan cultural mapping untuk mendeteksi sejumlah rumah warga yang termasuk memiliki nilai peninggalan sejarah dengan menggandeng perguruan tinggi. Program itu ke depan diharapkan bisa meningkatkan kekhasan kelurahan tersebut.
Lurah Purbayan Kotagede Kota Jogja Ari Suryani menjelaskan kegiatan itu digawangi oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPKM) Purbayan dengan menggandeng mahasiswa Magister Arsitektur Universitas Islam Indonesia (UII). Hasilnya telah dibahas melalui diskusi pada pekan lalu.
“Telah dilakukan mapping rumah-rumah terutama yang punya nilai budaya atau bersejarah. Mapping di google map,” katanya, Selasa (4/2/2020).
Ia menambahkan dalam pemetaan itu sementara masih difokuskan pada Kampung Alun-Alun Purbayan karena memiliki rumah banyak berkaitan dengan sejarah. Salah satunya rumah KH Abdul Kahar Mudzakkir yang merupakan Rektor UII pertama yang juga anggota Dokuritsu Junbi Chsakai (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) dan merupakan salah satu Founding Fathers Indonesia karena menjadi bagian dalam penandatangan Piagam Jakarta.
Ari mengatakan mapping itu bisa diunduh melalui https://s.id/kampung_alun-alun setiap rumah yang tersedia pada menu aplikasi tersebut tinggal diklik akan muncul banyak narasi tentang latar belakang rumah.
“Jadi kalau rumahnya KH Abdul Kahar Mudzakkir diklik nanti muncul lokasinya, gambarnya dan deskripsi latar belakang tokoh tersebut secara lengkap. Selain memudahkan untuk melihat lokasi juga memberikan banyak informasi kepada masyarakat,” katanya.
Hasil dari kajian dan penerapan aplikasi itu ke depan bisa menjadi referensi ketika akan melakukan rehabilitasi atau pembangunan rumak tersebut bisa mempertimbangkan nilai sejarah. “Diskusinya juga menghadirkan banyak tokoh masyarakat termasuk ahli waris atau pemilik bangunan, untuk memastikan bahwa lokasi dan narasinya tepat,” ujarnya.
Kajian dan penerapan aplikasi digital itu sangat bermanfaat terutama untuk data kelurahan dan masyarakat pada umumnya. “Manfaatnya bagi kami punya dokumen yang valid berkaitan bangunan yang mempunyai nilai budaya dan sejarah. Selama ini kita hanya melihat belum terdokumentasikan. Akan kelihatan kekhasan wilayah Kampung Alun-Alun Kelurahan Purbayan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Profil Letkol Pnb Oliv Rizando, penerbang TNI AU yang memimpin aksi udara Rafale dalam peringatan HUT RI ke-81 pada 17 Agustus 2026.
Arsenal resmi mendatangkan Ezri Konsa dari Aston Villa dengan transfer permanen. Bek Inggris itu akan mengenakan nomor punggung 15.
Presale konser Andrea Bocelli Romanza dibuka BNI mulai 21 Agustus 2026. Ada diskon hingga 20% dan cicilan hingga 12 bulan.
Paus Leo memperingatkan AI tidak boleh mengurangi nilai kemanusiaan dan meminta pemimpin politik memastikan teknologi melayani kepentingan bersama.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menilai kini waktu tepat mengakhiri perang dengan AS saat Iran berada dalam posisi kuat dan bermartabat.
PBB menyebut wabah Ebola di RD Kongo menyebar cepat. Kasus mencapai 5.208 dengan 2.476 kematian, sementara kebutuhan dana terus meningkat.