UPN Veteran Jogja Bakal Terdampak Proyek Tol Jogja-Solo, Begini Tanggapan Pihak Kampus

Kampus UPN Veteran Yogyakarta. - Detikcom/Sukma Indah P
06 Februari 2020 05:57 WIB Newswire Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-- Proyek tol Jogja-Solo akan mengenai sejumlah bangunan termasuk kampus Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta di Desa Condongcatur, Depok, Sleman. Bahkan kampus ini menjadi kampus yang terdampak paling besar proyek tol Yogya-Solo. Menyikapi hal itu, UPN Veteran masih menunggu kepastian dari Pemerintah.

"Ini kan kemarin ada sosialisasi di Desa Condongcatur. Memang info sementara yang diterima akan terkena sekitar 10 meter ke selatan masuk kampus. Tapi itu infonya belum pasti," kata Rektor UPN Veteran Yogyakarta, M Irhas Effendi, saat dihubungi wartawan, Rabu (5/2/2020).

Pihaknya akan memastikan kembali berapa luasan lahan yang terdampak. Pasalnya, UPN Veteran saat ini tengah menyiapkan masterplan baru untuk kampus di Condongcatur. Oleh karenanya pihaknya akan berkoordinasi dengan tim pelaksana pembangunan jalan tol.

"Ada yang info juga sekitar 3.000 m2 kita kena, tapi ini mau kita pastikan dulu. Yang jelas kita di kampus juga sedang membuat masterplan baru untuk kampus. Kita akan koordinasi dengan tim pembangunan dan nanti kami sesuaikan masterplan-nya," jelasnya.

Irhas mengatakan, jika benar kampus UPN terdampak sekitar 10 meter dari jalur lambat sisi selatan maka beberapa bangunan akan terdampak.

"Yang paling dekat ya tadi kalau benar 10 meter, (markas) Menwa, gedung genset, ke barat ada jalan akses, patung, gedung pengamanan (PAM), ATM, dan jalan masuk itu akan terkena kalau dari tepi jalan," bebernya.

Irhas memastikan pembangunan jalan tol itu tidak akan mengganggu proses perkuliahan. Sebab, gedung yang digunakan untuk kuliah berada jauh di sebelah selatan. "Kalau proses kuliah tidak akan terganggu, karena jaraknya jauh. Tapi mungkin nanti hanya bisingnya," jelasnya.

Namun, Irhas mengatakan masalah yang dihadapi yakni harus mengubah desain depan. Beberapa fasilitas juga harus dipindah.

"Ya jelas masalah, tapi masalahnya ini harus merombak bagian depan. Ya tadi, Menwa dipindah, jalur masuk dipindah, gedung pam kita pindah ATM juga kita pindah, terus menggeser beteng (pagar tembok) di utara auditorium. Jadi nanti akses masuk akan bergeser," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah bangunan ruko dan lahan kampus di ring road Sleman terdampak langsung pembangunan tol Yogya-Solo. Lahan UPN Veteran Yogyakarta, disebut sebagai yang paling besar terkena dampaknya dibanding kampus-kampus lainnya.

Pejabat pembuat komitmen (PPK) Satker Pelaksanaan Jalan Bebas Hambatan (PBJH) Yogya-Solo dan Yogya-Bawen, Wijayanto, menyebut nama sejumlah kampus yang lahannya terdampak tol Yogya-Solo. Di antara yang disebut adalah UPN Veteran, Amikom, dan Stikes Guna Bangsa.

"UPN yang akan terdampak paling besar. Tapi hanya akan sampai halaman saja. Tapi paling banyak yang terdampak nanti ruko-ruko di pinggir jalan," kata Wijayanto kepada wartawan di Balai Desa Condongcatur, Sleman, Selasa (4/2) malam.